Berita

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja/RMOL

Politik

Bawaslu Bakal Periksa Parpol Belum Rampung LADK

SENIN, 15 JANUARI 2024 | 14:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perbaikan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) sejumlah partai politik (parpol) belum disetor melalui sistem informasi kampanye dan dana kampanye (Sikadeka) hingga batas akhir penyampaian pada Sabtu (13/1).

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menyikapi kerja tahapan yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tersebut, lantaran ada parpol baru yang melewati batas waktu pelaporan LADK belum diinput ke Sikadeka.

"Nanti kita akan lihat siapa saja," ujar Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja saat ditemui di Kantor Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (15/1).


Berdasarkan laporan terakhir yang diterima KPU per Minggu (14/1), terdapat 3 parpol yang belum selesai memperbaiki LADK. Pertama, Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Sementara dua lainnya, yaitu Partai Gelora dan PPP dinyatakan belum sesuai melaporkan dana kampanye.

Ditanya soal status 3 parpol tersebut, Bawaslu belum bisa berkomentar banyak, karena belum mengetahui secara pasti dokumen laporan yang diserahkan ke KPU.

Di samping itu, Bagja juga mengutarakan bahwa Bawaslu tidak mendapatkan akses yang cukup untuk mengawasi laporan dana kampanye, karena Sikadeka tidak bisa diakses jajaran pengawas pemilu.

"Nanti coba kita lihat ya," tambahnya menegaskan.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya