Berita

Koordinator Sekber Relawan Prabowo-Gibran, Fauzi Baadilla/RMOL

Politik

Fauzi Baadilla: Barisan Prabowo harus Menjaga Pakem Pemilu Damai

SENIN, 15 JANUARI 2024 | 12:55 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tingginya tensi menjelang hari-H pencoblosan pada 14 Februari 2024 mendatang membuat ketegangan di antara kontestan memuncak. Beberapa dinamika yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir turut menyulut emosi beberapa pihak.

Terkait itu, Koordinator Sekber Relawan Prabowo-Gibran, Fauzi Baadilla meminta para barisan pendukung Prabowo-Gibran untuk tidak terpancing dengan dinamika yang terjadi yang menyeret ketegangan pemilu.

“Barisan pendukung Pak Prabowo harus lakukan pakem-pakem damai rukun sejuk. selalu mawas diri untuk kemajuan NKRI,” kata Fauzi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (15/1).


Dia mengingatkan kembali pesan Prabowo agar menjalankan amanat pemilu damai tanpa menebar fitnah dan kebencian.

“Untuk seluruh pendukung pak Prabowo, sudah jelas apa yang Bapak Prabowo minta kepada seluruh pendukungnya tak terkecuali, untuk dapat menjaga pemilu yang damai,” ungkapnya.

“Saya dan seluruh jajaran Sekber relawan Prabowo-Gibran sudah sering dan selalu mengingatkan relawan tentang pesan-pesan Pak Prabowo agar menjunjung tinggi nilai-nilai kerukunan dan perdamaian sesama anak bangsa,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengingatkan kesepakatan yang dibangun antara relawan dan sekber soal komitmen kampanye damai.

“Kami selalu membuat kesepakatan dengan komunitas atau organisasi relawan yang mendaftar ke kami untuk menjalankan kampanyenya damai, dengan tidak menebar kebencian menebar fitnah dan tidak boleh konfrontatif dalam merespons isu atau pendapat pihak lain,” pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya