Berita

Mantan Jurubicara Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Adhie Massardi/RMOL

Politik

Soroti Pidato Kapolri soal Estafet Kepemimpinan, Adhie Massardi: 100% Urusan Rakyat

MINGGU, 14 JANUARI 2024 | 14:53 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pidato Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menyinggung pemimpin dan estafet kepemimpinan ramai jadi sorotan.

Mantan Jurubicara Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Adhie Massardi turut menanggapi pidato Kapolri yang disampaikan di STIK-PTIK Lemdiklat Polri, di Jakarta Selatan tersebut.

Melalui cuitan akun media sosial X, Adhie menekankan bahwa mencari pemimpin nasional melalui Pemilu merupakan murni urusan rakyat sebagaimana telah diatur melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.


Adhie juga mengingatkan dalam pelaksanaan Pemilu, TNI dan Polri berkewajiban mengawal jalannya demokrasi.

Selain itu, lanjut Adhie, Presiden Joko Widodo juga tidak boleh ikut campur meski dua putranya, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep mengikuti kontestasi Pemilu 2024.

"MENCARI PEMIMPIN Nasional lewat mekanisme elektoral (Pemilu) 100% urusan rakyat sebagaimana sdh diatur dlm UU Pemilu.
? Polri dan TNI berkewajiban jaga keamanan Jalan Demokrasi.
? Presiden juga gak boleh cawe-2 hanya gegara 2 anaknya (Gibran & Kaesang) ikut kontestasi Pemilu," kata Adie yang dikutip Minggu (14/1).

Setelah menimbulkan kegaduhan, pada Jumat (12/1), Mabes Polri meluruskan tudingan tidak netral dalam penyampaian pidato Kapolri Jenderal Listyo Sigit terkait estafet kepemimpinan nasional yang berkelanjutan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Humas Polri Brigadir Jenderal (Brigjen) Trunoyudho Wisnu Adiko mengatakan, ucapan Kapolri soal kepemimpinan berkelanjutan, bukan untuk mengarahkan, apalagi menggiring opini, untuk medukung capres-capres tertentu.

Melainkan, kata Trunoyudo, ucapan Jenderal Sigit terkait dengan estafet kepemimpinan nasional yang berkelanjutan itu adalah umum.

“Yang dimaksud adalah, keberlanjutan dari sejak Presiden Soekarno sampai Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan pembangunan di Indonesia yang selalu berkelanjutan dari satu pemimpin ke pemimpin selanjutnya,” kata Trunoyudo saat konferensi pers di Mabes Polri.

Trunoyudo mengatakan, ucapan Kapolri itu tidak bermaksud mengarahkan ke capres-capres tertentu. Sebab Kapolri memastikan diri sebagai kepala lembaga kepolisian untuk tetap netral.

“Jadi yang dimaksud estafet kepemimpinan itu tentunya harus dilanjutkan dengan siapa pun calon pemimpin yang baru terpilih, apa pun program yang dibawanya,” kata Trunoyudo.

Polri, kata Trunoyudo, tetap mengacu pada netralitas dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.




Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya