Berita

Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan/RMOL

Hukum

Pengancam Diringkus di Jatim, Anies Apresiasi Gerak Cepat Polisi

MINGGU, 14 JANUARI 2024 | 11:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, mengapresiasi institusi Polri yang telah menangkap pelaku pengancaman penembakan terhadap dirinya di akun TikTok.

"Saya apresiasi sekali Pak Kapolri dan jajaran yang bertindak cepat dan tuntas untuk seluruh aparat bawahnya," kata Anies, di Bandara Radin Inten II, Lampung, Minggu (14/1).

Jagoan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu menjelaskan kebebasan berbicara atau berpendapat, memang dilindungi undang-undang. Namun tidak boleh disertai ancaman.


"Kita semua, menginginkan adanya kebebasan berbicara. Namun tidak boleh disertai dengan ancaman keselamatan dan ancaman kekerasan," jelasnya.

Capres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Kebangkitan Bangsa itu berharap situasi seperti ini tidak terulang kembali, baik kepada dirinya atau terhadap siapapun.

"Pesan bagi semua, silakan berbicara dan mengeluarkan pandangan di medsos, tapi jaga sikap," tandasnya.

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim dan Polda Jawa Timur berhasil menangkap AWK (23) pelaku yang mengancam menembak calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan.

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho mengatakan, pihaknya menangkap AWK di Jember, Jawa Timur, sekitar pukul 09.30 WIB, pada Sabtu (13/1).



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya