Berita

Spanduk Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang menyerukan semangat Pilihan Cerdas, Pemilu Aman, Indonesia Kuat! di salah satu jalan di Jakarta/Ist

Politik

Demokrat: Lumrah Sosialisasi Pemilu Pasang Foto Kepala Daerah

MINGGU, 14 JANUARI 2024 | 08:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono dinilai sudah berkomitmen untuk merealisasikan pelaksanaan pesta demokrasi tahun ini berjalan sukses. Artinya, bisa berjalan dengan kondusif, aman, lancar, dan tingginya partisipasi warga.

Ketua Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Dessie Christhyana Sari mengatakan, kepala daerah menjadi unsur penting untuk menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat agar pelaksanaan Pemilu 2024 bisa berjalan dengan baik.

"Sosialisasi ini memang perlu dilakukan secara masif agar warga Jakarta selalu ingat untuk bisa mengunakan hak pilihnya, menjaga situasi kondusif, serta mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa," kata Dessie dalam keterangannya, Minggu (14/1).


Dessie menjelaskan, melihat pentingnya kesuksesan pelaksanaan Pemilu, maka para kepala daerah juga melakukan sosialisasi melalui sarana dan prasarana yang bisa dilakukan, baik secara tatap muka langsung, sosial media hingga media luar ruang.

"Tidak hanya di Jakarta, saya kira sosialisasi secara masif pentingnya Pelaksanaan Pemilu yang aman dan damai juga dilakukan kepala daerah lain. Termasuk juga institusi Polri dan TNI," kata Dessie.

Menurutnya, sangat wajar juga kalau dalam ajakan atau sosialisasi melalui media luar ruang atau sosial media menyertakan foto pimpinan kepala daerah, Polri/TNI, dan pimpinan instansi atau lembaga.

"Lumrah saja saya kira, pimpinan itu kan biasa merupakan panutan. Adanya foto itu juga menunjukkan komitmen sesuai jabatannya untuk memastikan Pemilu berjalan dengan lancar, aman, dan damai. Sebab, memang sudah biasa terjadi saat tahapan Pemilu terjadi polarisasi, tapi jangan sampai hal ini merusak persatuan dan kesatuan bangsa," kata Dessie.

Ia menambahkan, Pj Gubernur DKI Jakarta juga sudah pasti akan menjunjung netralitas dalam pelaksanaan Pemilu di Jakarta. Pasalnya, Pj Gubernur juga merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Saya yakin Pak Heru juga tahu betul pentingnya netralitas ini. Sebab, bagi ASN yang kedapatan tidak netral dalam tahapan Pemilu tentu sudah diatur sanksi-sanksinya," demikian Dessie.

Untuk diketahui, dalam pelaksanaan Pemilu Tahun 2024, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyerukan semangat Pilihan Cerdas, Pemilu Aman, Indonesia Kuat! Pesan ini disampaikan secara masif agar masyarakat lebih aware terhadap Pemilu dan pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik, serta harapan untuk besar Indonesia.

Kemudian, ada juga ajakan dengan narasi "Sambut Pemilu dengan Senyuman, Mari Kita Sukseskan Pemilu Tahun 2024. Pemilu sebagai pesta demokrasi memang sudah seyogyanya disambut dengan suka cita. Senyum, memiliki makna kedamaian dan suasana yang menyenangkan. Apalagi, senyum juga bisa menjadi ibadah.




Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya