Berita

Ilustrasi Foto/RMOL

Bisnis

Manfaatkan Potensi Perikanan, Pemuda Pesisir Didorong menjadi Wirausaha

MINGGU, 14 JANUARI 2024 | 05:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemuda pesisir memiliki peluang menjadi wirausaha pada sektor kelautan dan perikanan.

Hal itu mengingat pengetahuan tentang kelautan dan perikanan yang diberikan secara langsung turun temurun dari orang tuanya yang bekerja sebagai nelayan, pembudidaya ikan, petambak garam, pengolah ikan dan kegiatan usaha kelautan perikanan lainnya berlangsung secara masif.

Peluang ini, menurut Ketua Umum Kesatuan Pelajar, Pemuda dan Mahasiswa Pesisir Indonesia (KPPMPI) Hendra Wiguna harus dibarengi dengan infrastruktur kebijakan yang baik.


“Jika desa pesisir saja ada lebih dari 11.000, maka besar kemungkinan bonus demografi itu akan berdampak positif apabila potensi kelautan dan perikanan dengan jumlah desa pesisir dan sumber daya pemuda pesisir dapat dijadikan sebagai kekuatan ekonomi kelautan perikanan,” kata Hendra dalam keterangannya, Sabtu malam (13/1).

Dia menjelaskan soal bisnis hasil kelautan perikanan memang erat hubungannya dengan rantai dingin, terlebih geografis Indonesia sebagai negara kepulauan tentu perlu cara-cara atau ide-ide selayaknya bangsa kepulauan.

Menurutnya, persoalan rantai dingin harus jadi konsen, agar kualitas produk terjaga.

“Hulu ke hilir, usaha di sektor kelautan perikanan perlu ditata kembali. Mulai dari bagaimana agar laut kita sehat kembali, ongkos produksi murah, hingga jaminan produk dibeli dengan harga yang menguntungkan, serta bagaimana produk tersebut menjadi konsumsi bangsa,” beber Hendra

Lanjut dia, penataan kembali harapannya akan menjadikan penilaian pemuda terhadap sektor kelautan perikanan tidak lagi 3D yakni Dangerous (Berbahaya), Dirty (Kotor) dan Desperate (Menyedihkan).

Sehingga, sambung Hendra, selain tercipta wirausaha juga akan mendorong serapan tenaga kerja yang harapannya menekan angka kemiskinan ekstrem di pesisir.

“Merujuk pada data BPS (2022) jumlah penduduk dengan kemiskinan ekstrem di wilayah pesisir sebanyak 3,9 juta orang. Sementara, jumlah penduduk pesisir yang miskin sebanyak 17,74 juta orang,” bebernya lagi.

“Tentu jadi keprihatinan bagi kita semua, mengingat kita memiliki Laut teritorial 290.000 km persegi, Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) 3.000.000 km persegi, Luas perairan Indonesia 6.400.000 km persegi, panjang garis pantai 108.000 km. Semestinya kekayaan tersebut, mampu mencukupi dan mengangkat derajat bangsa kita,” tegas dia.

Masih kata Hendra, pemerintah harus hadir menyiapkan bagaimana agar kesempatan berwirausaha bagi pemuda pesisir terbuka. Mulai dari pemberian edukasi dunia usaha, kemudahan permodalan, akses informasi, kemitraan dengan swasta atau BUMN dan lain sebagainya yang sudah terencana dengan baik.

“Dan yang terpenting adalah bagaimana kegiatan usaha tersebut menguntungkan, sehingga akan hadir pemuda pesisir yang menjadi wirausaha di desa-desa pesisir,” tegasnya lagi

“Selain memberikan sarana dan prasarana kepada pemuda pesisir agar menjadi wirausaha, pemerintah juga harus peka terhadap dampak perubahan iklim yang nyatanya berdampak terhadap kegiatan usaha kelautan perikanan. Soal ini, jangan sampai luput dari perhatian,” tutup Hendra.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya