Berita

Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto bersama petinggi Partai Gelora Indonesia/Ist

Politik

Dapat Tugas dari Prabowo, Partai Gelora Bidik Suara Umat di Jabar

MINGGU, 14 JANUARI 2024 | 03:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta akan kembali menggelar Dialog Keumatan untuk memperkenalkan agenda keumatan Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar).

Selain itu, Anis Matta juga akan membeberkan program unggulan Partai Gelora dalam forum tersebut.

Dialog Keumatan akan dihadiri ribuan tokoh, kiai dan ulama dari pondok pesantren di Kabupaten/Kota Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Ciamis, Kuningan, Pangandaran, serta Kota Banjar. Acara ini akan digelar di Hotel Mandalawangi, Tasikmalaya, Minggu (14/1) siang.


Konsolidasi ini juga akan dihadiri struktural, kader dan simpatisan DPW Partai Gelora Jabar, serta DPD se-Jabar 11 (Kabupaten/Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Garut) dan Jabar 10 (Kabupaten Ciamis, Kuningan, Pangandaran dan Kota Banjar.

Anis Matta mengatakan, sengaja memilih Tasikmalaya sebagai tempat menggelar Dialog Keumatan, karena dari 8.728 pesantren yang tersebar di Jabar, sekitar 2.642 pesantren atau  30,3 persen berada di wilayah Jabar 11.

"Di Kota Tasikmalaya itu ada 243 pesantren, di Kabupaten Tasikmalaya terdapat 1.344 pesantren dan 1.055 pesantren ada di Kabupaten Garut. Itu sebabnya, kenapa kita menggelar Dialog Keumatan di Tasikmalaya," kata Anis Matta dalam keterangannya, Sabtu (13/1).

Dia mengatakan, Partai Gelora mendapatkan tugas khusus dari Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto untuk mengembalikan perolehan suara dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di Jabar, seperti pada Pilpres 2014 dan 2019.  

Sebab, pasangan Prabowo-Gibran menargetkan kemenangan di Jabar sebesar 60 persen.

"Partai Gelora ini wakil umat di Koalisi Indonesia Maju yang akan menjembatani kepentingan umat Islam di pasangan Prabowo-Gibran," jelasnya.

Selain memperkenalkan agenda keumatan pasangan Prabowo-Gibran, Anis Matta juga akan memperkenalkan berbagai program unggulan Partai Gelora sebagai partai baru. Misalnya seperti gizi untuk ibu hamil, makan siang gratis di sekolah dan pesantren, kuliah gratis, serta pemberantasan buta huruf Al Qur'an.

"Jawa Barat ini adalah salah satu lumbung suara Partai Gelora, elektabilitas kita di Jawa Barat sudah 3 persen, dan secara nasional kita sedang menuju threshold 4 persen," ungkapnya.

Menurut Anis Matta, Partai Gelora dan pasangan Prabowo-Gibran mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat Jabar. Dialog keumatan sebelumnya, yang digelar di Bogor, Bekasi, Bandung dan Sukabumi dihadiri ribuan tokoh, kiai dan ulama.

"Kita percaya pada demokrasi karena demokrasi adalah ruang bagi semua dan karenanya umat Islam harus ada di pusaran kekuatan utama masyarakat.," ungkapnya lagi.

"Sudah waktunya kita mengubah kerumunan umat menjadi kekuatan yang representasinya nyata di dalam kekuatan politik. Di sini, pesantren punya peran yang sangat penting," tandasnya.

Selain menggelar Dialog Keumatan, dalam kunjungannya di Tasikmalaya selama dua hari, Anis Matta juga mengunjungi salah satu pesantren di Kabupaten Ciamis. Lalu, jalan santai bersama warga Tasikmalaya, serta obrolan santai dengan para Ketua DPD se-Jabar 11 dan 10.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya