Berita

Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo/RMOL

Politik

Sepakat dengan Kapolri, Ganjar: Sustainability itu Jelas

SABTU, 13 JANUARI 2024 | 11:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keberlanjutan estafet kepemimpinan nasional sebagaimana disinggung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diamini Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo.

Menurut Ganjar, keberlanjutan program yang baik dari pemerintahan pasti akan dilanjutkan.

“Oh ya jelas dong. Saya kan, dua kali Pilpres terakhir kemarin selalu (menjadi) tim sukses. Kami diminta untuk memberikan masukan, kami mengamankan seluruh pekerjaan,” kata Ganjar dalam keterangannya, Sabtu (13/1).


Sosok Gubernur Jawa Tengah dua periode ini memaparkan, seringkali mengambil risiko demi menjaga sejumlah proyek strategis nasional. Ia menyadari sepenuhnya bahwa risiko merupakan bagian dari tanggung jawab kepemimpinannya.

“Mau saya sebut di Jateng? Saya didemo (terkait) pabrik semen di Rembang, kami amankan karena itu punya BUMN. Biarkan kami ambil seluruh tanggung jawabnya dengan catatan mungkin Ganjar menjadi negatif,” tuturnya.

Capres berambut putih ini juga menjelaskan pro kontra pembangunan Bendungan Bener, Wadas telah membawa stempel hitam pada dirinya dan betapa sulitnya menyampaikan program ini kepada warga. Meskipun, bendungan tersebut akan menjadi pencegah banjir dan supply air.  

“Tapi saya harus jelaskan, itulah pemimpin mengambil resiko. Wadas. Saya amankan itu karena belasan tahun tidak pernah jadi dan kemudian pemerintahan harus menyelesaikan," sambungnya.

Selain itu, Ganjar mengungkapkan sejumlah pembangunan lain di Jawa Tengah selama kepemimpinannya. Mulai dari jalan TOL hingga Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

“Jadi sustainability (keberlanjutan) itu jelas, kami tidak pernah ragu soal itu. Karena kan pasangan pilpres 2 periode terakhir kami mendukung terus-menerus,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya