Berita

Kondisi salah satu jembatan gantung di Muratara yang putus akibat diterjang banjir bandang/Ist

Nusantara

Banjir di Muratara Rendam 20 Ribu Rumah dan 8 Jembatan Gantung Putus

KAMIS, 11 JANUARI 2024 | 14:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Banjir bandang akibat luapan Sungai Rawas setelah hujan selama satu malam di 6 Kecamatan di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, mengakibatkan sekitar 20 ribu rumah terendam.

Tak hanya itu, 8 jembatan gantung pun dikabarkan putus akibat diterjang arus sungai yang deras.

Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan, Sudirman mengatakan, 6 kecamatan yang terendam banjir tersebut meliputi Ulu Rawas, Rawas Ulu, Karang Jaya, Rupit, Karang Dapo, dan Rawas Ilir.


Kejadian ini bermula saat hujan deras yang berlangsung selama satu hari penuh sejak Rabu kemarin (10/1) yang mengakibatkan debit air sungai Rawas menjadi naik sehingga meluap dan merendam rumah warga.

“Sehingga terjadinya luapan air di bagian hulu sungai yang berdampak ada banjir susulan di kecamatan Rupit, Karang Dapo, dan Rawas Ilir,” kata Sudirman dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita RMOLSumsel, Kamis (11/1).

Sudirman menjelaskan, adapun delapan jembatan gantung yang putus itu berada di Desa Batu Gajah, jembatan gantung Desa Sosokan, jembatan gantung Desa Muara kuis, jembatan gantung Dusun Kemang Desa Muara Kuis, jembatan gantung Dusun  Desa Muara Kuis, jembatan gantung Pulau Kidak, jembatan gantung kelurahan Muara Kulam, dan jembatan gantung  Desa Karang Anyar.

“Kurang lebih 20 ribu rumah warga dan fasilitas umum di enam Kecamatan terendam,” imbuhnya.

Saat ini, BPBD Sumsel pun telah berkoordinasi dengan pihak Kabupaten untuk memberikan bantuan berupa 600 paket sembako serta mendirikan tenda darurat untuk warga yang terdampak.

“Beberapa warga juga sudah dievakuasi dari rumahnya,” tandas Sudirman.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya