Berita

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) sekaligus capres nomor urut 3, Mahfud MD dan Pengasuh Ponpes Banyuanyar, KH Muhammad Rofi'i Baidowi/Ist

Politik

Ke Ponpes Tertua di Madura, Mahfud MD Tegaskan Tak Bawa-bawa Politik

KAMIS, 11 JANUARI 2024 | 13:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) sekaligus capres nomor urut 3, Mahfud MD, bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Al Hamidy Banyuanyar, Palengaan, Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (11/1).

Mahfud mengaku mempunyai kenangan tersendiri di Ponpes Banyuanyar. Sebab, ia dan ayahnya, Mahmodin, sering datang ke Ponpes Banyuanyar tersebut.

"Dulu waktu saya kecil sering ke sini bersama ayah saya," kata Mahfud.


Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menjelaskan, Al Hamidy Banyuanyar bukan cuma pondok pesantren terbesar di Pulau Madura. Tapi, merupakan ponpes tertua yang sudah berdiri sejak 1787.

Meski demikian, Mahfud menyebut bahwa kedatangannya ini dalam rangka silaturahmi dan mengenang masa lalu. Sehingga, tidak ada urusan politik.

"Jadi, ini silaturahim biasa, tidak ada urusan dengan politik, silaturahim itu lebih penting," ujar Mahfud.

Kedatangan Mahfud disambut Pengasuh Ponpes Banyuanyar, KH Muhammad Rofi'i Baidowi. Mahfud didampingi putri Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid.

Ponpes Al Hamidy merupakan lokasi kedua dalam kunjungan Mahfud MD di Jawa Timur. Mahfud silaturahmi pula ke Pondok Pesantren Darul Ulum II Al Wahidiyah di Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya