Berita

Tangkapan layar video YouTube Ketua Umum PDIP Megawati Soekatnoputri saat memberikan sambutan di acara HUT ke-51 PDIP/RMOL

Politik

Ekspresi Keras Megawati Indikasi Banteng Ketaton Siap Ngamuk

KAMIS, 11 JANUARI 2024 | 11:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ekspresi emosional Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri atas pengkhianatan oleh kader yang telah dibesarkannya terlihat jelas dalam pidato HUT ke-51 PDIP di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Rabu kemarin (10/1).

Menurut Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs Ahmad Khoirul Umam, pidato keras dan sindiran Megawati dalam HUT PDIP mempertegas adanya ketidakharmonisan antara Presiden Joko Widodo dengan parpol banteng.

"Ekspresi keras Megawati itu mengindikasikan "banteng ketaton" atau "banteng yang terluka", yang siap ngamuk kepada pihak yang melukainya. Statement Megawati ini tampaknya menjadi penegasan titik pisah antara PDIP dengan Jokowi," ujar Khoirul Umam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (11/1).


Khoirul Umam berpendapat, suasana HUT PDIP kali ini berbeda dengan kegiatan-kegiatan PDIP sebelum-sebelumnya.

Pandangannya, suasana kebatinan dalam kegiatan kemarin terkesan kelabu, agak tegang. Begitu pula pidato Megawati juga sangat berbeda dari pidato-pidato sebelumnya yang selama ini tampil ceria dan bersemangat.

"Selain menjelaskan tentang nilai-nilai dan filosofi kebenaran dalam laku kekuasaan, materi pidato Megawati kali ini juga cukup  banyak diisi dengan materi-materi curhat dan keluh kesah," tutupnya.



Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya