Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Lesu ke Rp15.570 per Dolar AS pada Perdagangan Hari Ini

RABU, 10 JANUARI 2024 | 16:32 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) rupiah ditutup melesu di level Rp15.570 per dolar AS pada perdagangan Rabu (10/1).

Mata uang Garuda itu terpantau melemah 50 poin atau minus 0,32 persen dari penutupan perdagangan sebelumnya.

 Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) juga menempatkan rupiah ke posisi Rp15.568 per dolar AS pada perdagangan sore ini.


Tidak hanya mata uang rupiah yang melesu. Namun mayoritas mata uang di kawasan Asia ditutup melemah pada perdagangan hari ini.

Dolar Hong Kong terpantau jatuh 0,04 persen, yuan China merosot 0,06 persen, baht Thailand ambruk 0,10 persen, dolar Singapura dan ringgit Malaysia minus 0,12 persen, yen Jepang ambruk 0,33 persen, won Korea Selatan layu 0,35 persen, dan peso Filipina melemah 0,44 persen.

Sedangkan penguatan hanya dialami rupee India yang naik 0,06 persen.

Pengamat Komoditas dan Mata Uang Lukman Leong mengatakan rupiah dan mata uang regional hampir serentak melemah terhadap dolar AS.

"Khususnya rupiah juga tertekan data penjualan ritel yang mengecewakan, di mana lebih rendah dari bulan sebelumnya maupun ekspektasi," katanya.

Ia menambahkan pelemahan dipicu rebound dolar AS.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya