Berita

Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, di acara HUT ke-51 PDIP, di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (10/1)/Repro

Politik

Di Hadapan Megawati, Ganjar Tegaskan Bangga Jadi Bagian PDIP

RABU, 10 JANUARI 2024 | 14:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, mengaku bangga telah menjadi bagian dari PDI Perjuangan.

Hal itu ditegaskan Ganjar saat memberikan sambutan dalam perayaan HUT ke-51 PDIP yang digelar di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (10/1).

Dalam acara ini turut hadir Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, para ketum parpol pengusung Ganjar-Mahfud, hingga Wakil Presiden RI Maruf Amin.


“Ibu (Megawati), kami bangga jadi bagian PDIP,” ucap Ganjar.

Mulanya, mantan Gubernur Jawa Tengah itu memaparkan hasil temuannya di lapangan dalam beberapa bulan terakhir saat menyapa masyarakat di masa kampanye Pilpres 2024. Setidaknya ada tiga hal krusial yang ditemukan.

“Pertama, terkait dengan perut. ‘Pak Ganjar kenapa harga beras tidak turun-turun sudah 6 bulan?’ Petani kemudian bicara kenapa harga pupuk langka, dan subsidi selalu dikurangi, nelayan berharap betul akan adanya bantuan kemudahan ketika kemudian peralatannya tidak bisa terpenuhi,” ungkap Ganjar.

Kedua, lanjut Ganjar, yakni masalah akses pendidikan yang terputus. Ia menerima banyak keluhan dari rakyat di bawah bahwa banyak yang belum mendapatkan pendidikan layak.

“Ketiga, kenapa kami tidak bisa mendapatkan akses kesehatan yang sama. Ini terutama disuarakan oleh ibu-ibu, ibu-ibu yang sedang hamil mendapatkan penjelasan (untuk) merawat kandungan, tapi kami tidak bisa memberikan gizi yang baik, maka semua orang bicara stunting. Maka bantulah kami,” tutur Ganjar.

Menurut Ganjar, tiga hal itulah suara akar rumput yang dititipkan kepadanya. Rakyat berharap kepada para pemimpin untuk mengentaskan tiga hal krusial tersebut.

Di samping itu, Ganjar juga mendapat temuan bahwa menjelang Pemilu 2024, rakyat banyak mendapatkan tekanan dan intimidasi. Namun, Ganjar menangkap sinyal bahwa rakyat tidak akan tinggal diam.

“Inilah praktik nyata yang kami rasakan dari setiap ketemu masyarakat, bahwa yang disampaikan Ibu Ketua Umum sebagai akar rumput, ada, mereka bergerak dalam senyap, mereka bergerak dalam diam, tapi sebenarnya ya mereka sedang melawan,” jelasnya.

Bertepatan dengan HUT ke-51 PDIP, Ganjar menegaskan bahwa dirinya merasa bangga dengan PDIP yang selalu hadir di akar rumput dan memperjuangkan kepentingan wong cilik.

“Itulah sesuatu yang hari ini kita rasakan, dari apa yang selalu diperintahkan kepada kita semuanya untuk selalu mendengarkan, selalu merasakan, selalu bergetar bersama mereka, dalam setiap denyut nadi mereka, jantung mereka, dan tarikan napas. Ibu, kami bangga jadi bagian PDIP,” demikian Ganjar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya