Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo/Net

Politik

JP 98 Desak Jokowi Cuti Presiden, Tugas Dialihkan ke Maruf Amin

RABU, 10 JANUARI 2024 | 08:10 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pilpres 2024 menjadi harapan bagi masyarakat untuk memperbaiki arah kekuasaan yang sudah mulai melenceng dari cita-cita kemerdekaan dan Reformasi 98.

Namun harapan tersebut bisa saja pupus jika Pemilu 2024 dimanipulasi atau merupakan hasil campur tangan kekuasaan untuk mengatur hasil pemenang pemilu.

"Kecenderungan Presiden Jokowi yang dekat dengan salah satu kandidat memungkinkan terjadinya penyalahgunaan kekuasaan oleh Presiden Jokowi," kata Plt Ketua Umum Jaringan Progresif 98 Bandung, Mohammad Aliardo, Rabu (10/1).


Sebagai kelompok yang pernah ikut memperjuangkan cita-cita reformasi 98, Jaringan Progresif 98 (JP 98) Bandung meminta Presiden Jokowi mengambil cuti dari posisinya selaku Presiden dan menyerahkan roda pemerintahan kepada Wakil Presiden Maruf Amin selama berlangsungnya gelaran Pemilu 2024.

"Ini demi menjaga kredibilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga kepresidenan," jelasnya.

Kedua, JP 98 meminta seluruh jabatan Pj Kepala Daerah (Gubernur/ Walikota/ Bupati) yang sebelumnya sudah ditunjuk Menteri Dalam Negeri dikembalikan kepada para pejabat terpilih sebelumnya dengan status sebagai Pelaksana Tugas.

"Kami juga minta seluruh aparat negara, baik TNI/Polri/ASN maupun penyelenggara Pemilu menjaga integritas dan profesionalisme serta netralitas dalam penyelenggaraan Pemilu 2024," tutupnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya