Berita

Ketiga capres dalam Debat Ketiga Capres, Minggu (7/1)/Rep

Politik

Prabowo Rendah Hati Tak Mau Serang Balik Ganjar dan Anies

SELASA, 09 JANUARI 2024 | 21:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran tidak menampik calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto mendapat serangan massif dari kompetitor, capres nomor urut 1 Anies Baswedan dan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo.

Dikatakan Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Meutya Viada Hafid, serangan itu dirasakan Prabowo sejak awal hingga akhir debat ketiga Pilpres 2024 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu malam (7/1).

"Serangan terhadap beliau sejak awal acara baru dibuka bertubi-tubi hingga penutupan, tanpa jeda," ujar Meutya dalam unggahan di Instagram, Selasa (9/1).


Meutya pun mengaku tidak terima Prabowo mendapat serangan itu. Mantan wartawan ini, sempat menawarkan opsi pertanyaan pada Prabowo untuk memberikan serangan balik.

"Di break time menuju segmen 4 (tanya jawab) saya memberanikan diri menawarkan beliau pertanyaan yang agak nakal tajam ala wartawan untuk ditanyakan kepada kedua paslon yang saya yakini akan membuat sulit keduanya," kata Meutya.

Jawaban Prabowo justru membuat dia kaget. Dengan bijak, Prabowo menolak saran dari Meutya dan memilih untuk tidak melakukan serangan balik pada lawan debatnya.

"Beliau tolak dan bilang, ‘Saya (tetap) tidak mau menyerang’," tutur Meutya menirukan Prabowo.

Bagi Meutya, sikap bijak Prabowo adalah pelajaran penting bagi dia dalam perjalanan politik di masa depan.

"Terima kasih atas ajarannya. Meskipun saya pulang setengah asam lambung karena menahan diri dari menyampaikan apa yang saya pahami. Tapi tidak apa, esok hari lebih baik, bagi orang yang baik," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya