Berita

Muhammad Zinedine Alam Ganjar/Ist

Politik

Alam Ganjar: Demokrasi Mengajarkan Menghargai Proses dan Perjalanan

SELASA, 09 JANUARI 2024 | 18:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Muhammad Zinedine Alam Ganjar mengungkapkan bahwa dirinya merupakan produk yang dihasilkan dari kepemimpinan Ganjar Pranowo di dalam keluarga.

Hal tersebut disampaikan Alam Ganjar di hadapan ratusan pemuda di dalam acara talkshow dan launching buku berjudul "Ganjar di Mata Milenial", di Wisma Imanuel, Yogyakarta, Selasa (9/1).

Alam mengatakan, apa yang dia dapatkan hari ini, tak terlepas atas kontribusi dan kepercayaan yang diberikan oleh kedua orang tuanya, khususnya kepercayaan yang sudah diberikan oleh ayahnya Ganjar Pranowo.


"Saat saya diberi kepercayaan untuk melakukan suatu dan mengambil keputusannya, saya dididik untuk bertanggung jawab dalam keputusan yang diambil," kata Alam.

Melalui kepercayaan yang diberikan oleh Ganjar, Alam berusaha menjawab kepercayaan tersebut dengan menghasilkan dampak positif untuk kemajuan dirinya dan berdampak untuk lingkungan sekitar.

"Karena saya diberi kepercayaan, saya manfaatkan kepercayaan itu dengan melangkah dan melakukan hal positif untuk perkembangan hidup saya, bahkan berusaha untuk berdampak untuk lingkungan sekitar," tuturnya.

Kepercayaan itu yang membuat Alam merasa bahwa Ganjar Pranowo memberikannya pembelajaran tentang proses demokrasi yang diamanatkan kepada dirinya.

"Demokrasi tidak hanya harus masuk ke ranah politik praktis, demokrasi mengajarkan bagaimana kita menghargai proses dan perjalanan," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya