Berita

Apple Vision Pro/Net

Tekno

Luncurkan Kacamata Pintar, Apple Vision Pro Siap Dipesan Seharga Rp54 Juta

SELASA, 09 JANUARI 2024 | 13:39 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Raksasa teknologi Apple akan segera merilis produk baru kacamata pintar yang akan diluncurkan pada 2 Februari mendatang.

Produk kacamata yang diberi nama Apple Vision Pro ini mulai dapat dipesan untuk pra order pada (19/1) di Amerika Serikat (AS).

Apple telah mengumumkan bahwa Vision Pro dibanderol dengan harga 3.500 dolar (Rp 54 juta) per unit, dengan produk perdana yang dilepas berkapasitas penyimpanan 256 GB.


Calon pengguna juga dapat memesan Vision Pro dengan lensa khusus, seperti halnya kacamata resep, dengan tambahan biaya 149 dolar (Rp 2,3 juta).

Adapun Vision Pro sendiri dirancang untuk memperkenalkan “komputasi spasial” kepada konsumen, yang memiliki kemampuan augmented reality (AR), dan juga dapat beralih ke realitas virtual (RV)dengan mulus menggunakan dial pada headset.

Perangkat pintar itu diperkenalkan pertama kali oleh Apple pada awal 2023 lalu dalam acara para pengembang software, untuk bersaing dengan produk serupa buatan Meta, yaitu Quest.

“Era komputasi spasial telah tiba. Apple Vision Pro adalah perangkat elektronik konsumen tercanggih yang pernah dibuat. Antarmuka penggunanya yang revolusioner dan ajaib akan mendefinisikan kembali cara kita terhubung, berkreasi, dan menjelajah,” kata CEO Apple, Tim Cook, dalam siaran pers yang mengumumkan jadwal rilis Vision Pro, dikutip Selasa (9/1).

Vision Pro dilengkapi oleh sistem operasi khusus buatan Apple yang diberi nama VisionOS. Dengan perangkat itu, pengguna bisa mengendalikan operasi Vision Pro dengan mata, gerakan tangan, hingga suara.

Vision Pro disebut juga bisa bekerja dengan berbagai software dan aplikasi populer termasuk Microsoft Office dan Slack.

Perangkat ini juga menawarkan pengalaman baru dalam menikmati konten video dan bermain video game. Konten Apple TV, misalnya, bisa disaksikan di layar virtual yang terasa selebar 30,4 meter.

Meski demikian, analis memperkirakan Vision Pro belum dapat berdampak signifikan ke pendapatan Apple, karena produk itu ditaksir hanya akan menambah pendapatan perusahaan sebesar 1,4 miliar dolar (Rp21,71 triliun).

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya