Berita

Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Airlangga Hartarto di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu malam (7/1)/RMOL

Politik

Airlangga: Indonesia Negara Selatan yang Dianggap Leader

SENIN, 08 JANUARI 2024 | 05:26 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Calon Presiden Nomor Urut 1 Anies Baswedan menyindir Indonesia yang diklaimnya hanya menjadi penonton di forum atau pertemuan internasional.

"Insya Allah akan mengembalikan posisi Indonesia menjadi pelaku utama di dalam konstelasi global. Indonesia tidak hadir sebagai penonton, tetapi Indonesia hadir sebagai penentu arah perdamaian," ujar Anies dalam Debat Ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Komplek Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu malam (7/1).

Menyikapi hal itu, Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Airlangga Hartarto menilai pernyataan Anies tidak tepat.


Lanjut Airlangga, salah satu bukti Indonesia berperan penting saat forum internasional G20 dan posisi penting Indonesia di tengah pandemi Covid-19 serta perang Ukraina-Rusia.

"Pertama saya pikir perlu diluruskan mengenai politik luar negeri kita, karena kebetulan saya bertanggung jawab baik itu terhadap G20 maupun kepemimpinan di KTT ASEAN. Indonesia hadir dan Indonesia bukan hanya mewarnai tetapi menentukan arah politik luar negeri," kata Airlangga usai debat di Istora Senayan.

Tak sampai di situ, Airlangga yang juga Menko Perekonomian ini mengatakan Jokowi juga menunjukkan kepemimpinan Indonesia lewat pertemuan APEC di Amerika Serikat.

Bahkan, Indonesia diundang ke pertemuan tersebut. Itulah yang membedakan Indonesia dengan negara lain di ASEAN.

"Indonesia adalah negara selatan yang dianggap leader dari global south," tandas Airlangga.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya