Berita

Calon Presiden Nomor Urut 2 yang juga Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto/Rep

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Soal Anggaran Kemenhan, Prabowo: Semua Partai Mendukung, Termasuk PDIP

MINGGU, 07 JANUARI 2024 | 23:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Calon Presiden Nomor Urut 2, Prabowo Subianto, terus menyerang Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan, karena dinilai offside dalam menyampaikan data soal anggaran Kemenhan.

Prabowo menuturkan, anggaran Kemenhan itu melalui prosedur yang rumit untuk disetujui, mulai dari Kemenkeu hingga harus disepakati oleh DPR RI, dalam hal ini Komisi I.

Menurut Prabowo, Anies terlalu berlebihan. Dia juga memastikan, semua partai politik yang saat ini mendukung Anies juga setuju dengan yang dianggarkan Kemenhan.


"Sekali lagi, data-data yang bapak pegang keliru, Pak Ganjar juga banyak kelirunya. Saya sangat transparan, dan semua partai yang mengusung bapak profesor Anies mendukung APBN, berarti mendukung program saya, termasuk PDIP," jelasnya, saat debat Capres di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu malam (7/1).

Sebaliknya Prabowo juga meminta ketegasan dari Anies soal anggaran pengadaan alat-alat perang yang harus naik, untuk menjaga pertahanan negara.

Pasalnya, Cawapres Nomor Urut 1, Muhaimin Iskandar, menuturkan, bahwa tidak perlu beli alat perang, karena negara tidak sedang berperang.

"Saya kaget, karena beberapa hari yang lalu, calon wakil presiden bapak menyampaikan bahwa negara kita tidak dalam keadaan perang, sehingga untuk apa kita harus beli alat-alat perang," katanya.

"Tapi hari ini bapak menyatakan setuju dengan kenaikan anggaran 1 sampai 2 persen, jadi saya minta ketegasan," tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

DPR Minta Pengusaha Klub Malam Jangan Beri Ruang Peredaran Narkoba

Selasa, 09 Juni 2026 | 02:09

Telkom Bersama KIP Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:45

Buku ‘Presiden Solusi’ Ulas Rekam Jejak Transformasi Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:20

Ratifikasi ILO C188 Jangan Ulangi Kesalahan Implementasi MLC 2006

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:01

Miris! Purbaya Belum Siapkan Insentif buat Pedagang Tahu Tempe

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:42

Keanu Bantah Terima Duit Penipuan Jemaah Umrah Hanania

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:16

Ketum PPP Mardiono Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Pemalsuan Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:12

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Bupati Muara Enim Dkk Langsung Digiring ke KPK Usai Terjaring OTT

Senin, 08 Juni 2026 | 23:45

Segel Gerai Tiffany & Co Dibuka Usai Sepakat Bayar Denda Rp97,49 M

Senin, 08 Juni 2026 | 23:16

Selengkapnya