Berita

Cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo saat memaparkan visi misinya dalam Debat Capres Ketiga di Istora Senayan pada Minggu, 7 Januari 2024/Repro

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Ganjar Pranowo: Politik Luar Negeri Bebas Aktif Harus Diredefinisi

MINGGU, 07 JANUARI 2024 | 19:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif harus kembali didefinisikan agar bisa disesuaikan dengan perkembangan zaman.

Hal itu disampaikan calon presiden nomor urut tiga, Ganjar Pranowo saat memaparkan visi misinya dalam Debat Capres Ketiga di Istora Senayan, Jakarta pada Minggu malam (7/1).
 
Ganjar menekankan bahwa politik luar negeri merupakan alat negosiasi yang digunakan untuk mencapai kepentingan nasional.


Oleh sebab itu, dia menilai bahwa politik bebas aktif yang dimiliki Indonesia saat ini harus dilakukan redefinisi yang disesuaikan dengan kebutuhan rakyat.

"Kita mesti betul-betul bisa melakukan redefinisi politik bebas aktif yang disesuaikan sesuai dengan kondisi kekinian," kata dia.
 
Ganjar juga berjanji akan melakukan penguatan infrastruktur diplomasi dengan penugasan yang konkret kepada duta besar dan para diplomat.

"Kita akan berikan penugasan sesuai kepentingan ekonomi nasional dalam konteks kekinian," tegasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya