Berita

Presiden Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

Jokowi Terkesan Tak Nyaman Lagi dengan PDIP

MINGGU, 07 JANUARI 2024 | 16:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo terkesan sudah tidak nyaman lagi dengan PDI Perjuangan, terlihat dari tidak ada lagi pertemuan Jokowi dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Begitu analisis pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menyoal hubungan Jokowi dengan PDIP, seperti disampaikan kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Minggu (7/1).

Sinyal kerenggangan dan ketidaknyamanan Jokowi dengan PDIP, belakangan ditampakkan Jokowi yang memilih berkunjung ke Filipina daripada menghadiri ulang tahun PDIP. Dan itu baru terjadi kali ini, sejak Jokowi menjabat presiden.


Terlebih, dalam pekan lalu, Jokowi tampak nyaman makan malam bersama Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto.

"Jokowi justru terlihat makan malam bersama dengan Prabowo, di Menteng. Jokowi terkesan ingin menunjukkan kedekatannya dengan Prabowo daripada dengan Megawati dan petinggi PDIP lainnya," kata Jamiluddin Ritonga.

Menurut dia, sebenarnya ketidaknyamanan itu sudah terlihat sejak Megawati kerapkali menyatakan bahwa Jokowi tak lain sebagai petugas partai, dalam beberapa kali kesempatan.

"Pernyataan itu memang terkesan merendahkan Jokowi sebagai presiden. Seolah bukan siapa-siapa tanpa PDIP. Itu tentu membuat tidak nyaman," demikian Jamiluddin.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya