Berita

Jurubicara Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud, Chicho Hakim (kiri)/RMOL

Politik

PDIP Endus Penghembus Isu Keretakan Banteng dengan Ganjar

JUMAT, 05 JANUARI 2024 | 18:09 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

PDI Perjuangan membantah keras isu keretakan dan ketidakpedulian terhadap calon presiden yang mereka usung, Ganjar Pranowo.

Jurubicara Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud, Chicho Hakim, justru menduga ada pihak-pihak yang sengaja melontarkan isu keretakan di internal PDIP dengan Ganjar.

“Anggapan yang salah. Dan anggapan ini kan dikondisikan dan oleh orang-orang tertentu seperti Mohammad Qodary, Ade Armando, dll, yang kita tahu adalah pendukung Prabowo-Gibran. Jadi bukan murni pandangan masyarakat,” tegas Chico, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (5/1).


Chico juga menegaskan, PDIP dan tim di TPN Ganjar-Mahfud selalu melakukan kampanye di sejumlah wilayah untuk memenangkan paslon nomor urut 3 tersebut.

“Saya kader PDI Perjuangan, dan setiap hari berjuang untuk kemenangan Pak Ganjar melalui peran saya sebagai jurubicara dan calon legislatif, dan saya tidak sendirian, dari mulai Bu Mega, Mbak Puan, Mas Nanan, Mas Hasto, dan seluruh kader sampai ke akar rumput setiap hari, jam, menit, tak henti kampanyekan Pak Ganjar,” tuturnya.

Dia menambahkan, PDIP dan seluruh partai koalisi serta tim TPN telah berkomitmen untuk memenangkan Ganjar-Mahfud pada Pilpres 2024 nanti.

“Dan ini penugasan resmi dari partai untuk kami semua sejak ditetapkannya Pak Ganjar sebagai calon presiden yang kami usung,” tutupnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya