Berita

Menko PMK, Muhadjir Effendy, usai meninjau lokasi kecelakaan KA di Cicalengka, Jumat (5/1)/Repro

Nusantara

Datangi Lokasi Kecelakaan KA di Cicalengka, Menko PMK Pastikan Semua Korban Luka Sudah Dievakuasi

JUMAT, 05 JANUARI 2024 | 16:06 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, memantau langsung lokasi kecelakaan kereta api (KA) Turangga dengan Commuter Line Bandung Raya di Cicalengka, Jawa Barat.

Pada kesempatan tersebut, Muhadjir menyebut korban meninggal dunia mencapai 4 orang. Dua korban sudah dievakuasi ke RSUD Sumedang, sedangkan dua lainnya masih terjebak.

“Sudah dipastikan dua orang, dan masih ada dua orang yang terjebak dalam gerbong, itu yang belum bisa kita pastikan statusnya,” kata Muhadjir saat meninjau lokasi kecelakaan, Jumat (5/1).


Dia menambahkan, sejauh ini proses evakuasi sudah dilakukan pihak terkait dengan baik. Fokus utama dalam evakuasi ini adalah mengutamakan keselamatan penumpang.

“Laporan dari Pak (Pj) Gubernur tadi evakuasi sudah dilakukan, sementara korban luka-luka sudah di evakuasi ke rumah sakit sekitar,” tambahnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (5/1).

Disinggung terkait evaluasi, ia mengaku tidak memiliki kapasitas dan kewenangan. Akan tetapi Muhadjir optimistis dalam waktu dekat kementerian terkait akan melakukan investigasi.

“Saya tidak memiliki kewenangan untuk membuat statement, tetapi tentu saja dalam waktu yang tidak terlalu lama nanti kementerian teknis yang bertanggung jawab yang membawahi kereta api, KNKT, segera melakukan investigasi,” tuturnya.

Muhadjir mengaku prihatin atas kecelakaan yang menelan menewaskan empat orang tersebut.

“Saya mewakili pemerintah pusat turut berduka cita kepada para korban kecelakaan,” tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya