Berita

Pengemudi Avanza dan petugas Dishub DKI yang sempat ciral di Medsos akhirnya sepakat damai/Rep

Nusantara

Viral Petugas Dishub vs Pengendara Avanza Berakhir Damai

KAMIS, 04 JANUARI 2024 | 21:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kasus petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta yang menempel di kap taksi online akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan, setelah sebelumnya viral di media sosial.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan, insiden itu terjadi pada Rabu (3/1), sekitar pukul 13.30 WIB.

Saat itu petugas Dishub tengah monitoring dan pengawasan terhadap parkir liar di kawasan Jalan Setia Budi, Jakarta Selatan.


"Saat itu pengendara mobil Avanza warna merah No Pol A 1679 YG, merekam dan mengacungkan jari tengah ke semua petugas, sembari melintas sebanyak empat kali di lokasi. Acungan jari tengah diarahkan ke petugas," kata Syafrin, lewat keterangannya, Kamis (4/1).

Karena ulah pengemudi Avanza itu, petugas meminta pengemudi turun, untuk mengkonfirmasi maksud mondar-mandir sembari mengacungkan jari tengah ke arah petugas. Sayangnya pengemudi tidak kooperatif, apalagi turun dari mobil.

"Pengendara tidak kooperatif dan memilih tancap gas, bahkan hampir menabrak petugas. Salah satu petugas berusaha menghindari terjangan mobil, dan malah menempel di kap mesin hingga kawasan Menteng," ucap Syafrin.

Pemobil itu dikabarkan sempat menabrak dua pengendara sepeda motor, namun tetap tidak berhenti, hingga dikejar petugas dan warga. Dan baru berhenti di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

"Selanjutnya kendaraan bersama pengemudi diamankan di Polsek Setiabudi," kata Syafrin.

Saat ini kasus sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Pengemudi Avanza dan petugas Dishub itu saling memaafkan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya