Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Lampaui Target, Setoran Dividen BUMN ke Kas Negara Tembus Rp82,1 Triliun pada 2023

KAMIS, 04 JANUARI 2024 | 10:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tercatat telah menyetor dividen sebesar Rp82,1 triliun ke kas negara  sepanjang 2023.

Setoran tersebut menjadi yang tertinggi dalam empat tahun terakhir, yang tercatat naik 102,1 persen dibandingkan setoran dividen pada 2022 lalu.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan capaian tersebut telah melebihi yang ditargetkan, yaitu Rp35,3 triliun. Sehingga ia optimis di 2024 nanti setoran BUMN ke kas negara dapat mencapai Rp85 triliun.


"Insyaallah tahun depan bisa tembus Rp85 triliun. Jadi kita pecahkan record lagi dividen terbesar sepanjang sejarah," kata Erick pada Rabu (14/12) lalu.

Menteri BUMN itu juga menyatakan keyakinannya bahwa meskipun Indonesia tengah menghadapi tahun politik, namun itu tidak menjadi hambatan bagi kinerja BUMN, karena sejumlah perusahaan pelat merah itu disebut terus menerapkan tata kelola good corporate governance yang baik, dengan indikator kerja yang terukur.
 
"Politik pemilu kan 5 tahunan bukan berarti ujung dari segalanya. Saya rasa Indonesia sudah berumur lebih dari puluhan tahun yang saya rasa kamu di BUMN tetep serius menjaga good corporate governance dan juga menargetkan KPI-KPI yang sudah ditargetkan. Insyaallah akan terjadi perbaikan," jelasnya.

Untuk itu, Erick Thohir optimistis kinerja positif BUMN akan terus berlanjut hingga 2024, karena laba BUMN terus meningkat dari tahun ke tahun.

Adapun Erick dalam laporannya merinci setoran dividen tahun 2019 tercatat sebesar Rp80,7 triliun. Setoran itu kemudian turun menjadi Rp66,1 triliun pada 2020 dan kembali melemah ke Rp30,5 triliun pada 2021. Namun, setoran dividen BUMN pelan-pelan kembali meningkat menjadi Rp40,6 triliun pada 2022 lalu.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

TNI AL dan Kemhan Belanda Bahas Infrastruktur Bawah Laut Kritis

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:00

Beda Imlek dan Cap Go Meh, Ini Makna dan Rangkaian Tradisinya

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:52

Kabar Baik! Bansos PKH dan Bencana Bakal Cair Jelang Lebaran

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:36

KPK Sita 50 Ribu Dolar AS dari Kantor dan Rumah Dinas Ketua PN Depok

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:27

Mengupas Multi Makna Kata 'Lagi'

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:18

Keberadaan Manusia Gerobak Bakal Ditertibkan Jelang Ramadan

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:07

Prabowo Diyakini Bisa Dua Periode Tanpa Gibran

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:02

KPK Endus Pencucian Uang Korupsi Sudewo Lewat Koperasi

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

Selengkapnya