Berita

Capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD/Istimewa

Politik

PILPRES 2024

Tanpa Dukungan Jokowi, Ganjar-Mahfud Sulit Masuk Putaran Kedua

RABU, 03 JANUARI 2024 | 14:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tanpa ada dukungan dari Presiden Joko Widodo, pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, diyakini akan sulit menembus putaran kedua Pilpres 2024.

Bukan tanpa alasan, ceruk pemilih Ganjar-Mahfud cenderung sama dengan pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Apalagi jika mengincar suara dari Nahdlatul Ulama (NU) Kultural, Mahfud MD akan kalah dengan cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

"Jika tetap dipaksakan maka pasangan ini (Ganjar-Mahfud) berpotensi akan susah untuk berlaga pada putaran kedua," ucap Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (3/1).


"Kecuali ada langkah konkret dari pasangan ini, misalnya dengan mendesak Jokowi untuk turut andil memenangkan pasangan ini, meskipun sangat sulit saya kira. Terlebih Gibran adalah bagian dari keluarga Jokowi," imbuhnya.

Sehingga akademisi Universitas Sahid Jakarta ini meyakini Ganjar-Mahfud akan sulit berlaga pada putaran dua. Bahkan akan sulit memenangkan Pilpres 2024 kalau tidak mendapatkan dukungan Presiden Jokowi.

Lanjut Saiful, dari survei yang ada, sudah benar menempatkan Ganjar-Mahfud di posisi terakhir. Karena pasangan tersebut berada pada posisi serbasulit. Apalagi tidak ada sosok tokoh parpol dan partai politik yang memberikan dukungan kepada pasangan tersebut.

"Pasangan Ganjar-Mahfud akan hanya signifikan di Jawa Tengah dan akan sulit mendapatkan suara di daerah-daerah lainnya yang telah dikuasai oleh pasangan Prabowo-Gibran maupun Anies-Muhaimin," pungkas Saiful.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya