Berita

Sejumlah rumah di Wajiwa, Prefektur Ishikawa, Jepang, hancur akibat gempa pada Senin sore, 1 Januari 2024/Net

Dunia

Indonesia Ikut Berduka Atas Gempa Dahsyat di Jepang

RABU, 03 JANUARI 2024 | 10:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kesedihan mendalam turut dirasakan pemerintah Indonesia atas tragedi gempa bumi dahsyat yang mengguncang wilayah Noto, prefektur Ishikawa, Jepang, awal pekan ini.

Kementerian Luar Negeri RI dalam sebuah unggahan di aplikasi media sosial X pada Selasa (2/1) menyampaikan duka cita kepada masyarakat Jepang.

"Indonesia sangat berduka atas bencana gempa bumi dahsyat yang terjadi di Prefektur Ishikawa dan sekitar wilayah Hokuriku di Jepang" isi cuitan Kemlu RI.


Indonesia berharap wilayah terdampak gempa dan tsunami di Jepang dapat segera pulih.

"Indonesia menyatakan solidaritasnya dengan masyarakat Jepang, dan kami dengan tulus berharap semua yang terkena dampak bencana alam ini dapat segera pulih sepenuhnya," tambahnya.

Prefektur Ishikawa Jepang menghadapi ratusan gempa bumi dengan yang terkuat mencapai 7,6 magnitudo pada Senin (1/1).

Hingga kini, korban jiwa akibat gempa mencapai 62 orang. Tim sar Jepang masih berusaha melakukan pencarian korban di reruntuhan bangunan.

Gempa juga memicu adanya peringatan tsunami di sejumlah wilayah. Tsunami pertama terdeteksi di Pelabuhan Wijima dengan ketinggian gelombang mencapai 1,2 meter.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya