Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Arab Saudi Temukan Harta Karun Cadangan Emas Raksasa Berkadar Tinggi

SELASA, 02 JANUARI 2024 | 20:25 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perusahaan Pertambangan Arab Saudi, Maaden, menemukan harta karun berupa cadangan emas raksasa di selatan tambang emas Mansourah Massarah.

Dikutip dari Reuters, Selasa (2/1), perusahaan mengatakan cadangan emas raksasa itu merupakan temuan pertamanya sejak program eksplorasi diluncurkan di wilayah tersebut pada 2022 lalu.

"Dari sampel yang diambil dan diteliti di dua lokasi pengeboran, cadangan emas yang baru ditemukan itu bermutu tinggi karena sebesar 10,4 gram per ton (g/t) emas dan 20,6 g/t emas," kata perusahaan itu dalam pernyataannya.


Setelah temuan tersebut, Maaden berencana untuk menggelar penambangan agresif di sekitar Mansourah Massarah.

CEO Maaden Robert Wilt mengatakan kepada Reuters pada Oktober bahwa perusahaannya berencana menggandakan produksi emas dan fosfatnya.

Mansourah Massarah sendiri diketahui memiliki sumber daya emas hampir tujuh juta ons pada akhir tahun 2023, dengan kapasitas produksi sebesar 250 ribu ons per tahun.

Temuan cadangan emas raksasa itu disebut telah memberikan angin segar kepada Pangeran Mohammed bin Salman yang saat ini tengah berupaya melepas ketergantungan negaranya hanya dari minyak.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya