Berita

Capres nomor urut 1 Anies Baswedan saat live TikTok/Ist

Politik

Maksimalkan Medsos, Anies Curi Perhatian Kpopers dan Gen Z

SELASA, 02 JANUARI 2024 | 12:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan menjadi buah bibir para penggemar K-Pop alias  Kpopers belakangan ini. Topik seputar Anies pun trending topik di X dengan tagar Anies Bubble.

Anies Bubble ramai di media sosial X karena membagikan cuplikan video live TikTok Anies Baswedan dengan gaya layaknya akun penggemar K-Pop.

Caption yang menggunakan Hangul atau alfabet Korea memberikan sentuhan unik pada setiap unggahan, lengkap dengan tanggal siaran langsung.


Jurubicara Timnas Amin (Anies-Muhaimin), Fauzan Fuadi menuturkan, Anies sukses memanfaatkan media sosial untuk menyebarluaskan gagasan. Ruang digital itu pun menjadi bagian tak terpisahkan dalam arus perubahan.

"Penggunaan medsos ini tentu salah satu media campaign supaya gagasan-gagasan perubahan Amin bisa lebih diterima ke Gen Z. Seperti program diskusi Desak Anies jalan terus. Begitu juga Slepet Gus Imin," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (2/1).

Fauzan mengamati, Kpopers mempunyai antusias yang tinggi kepada Anies yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar. Menariknya, antusiasme itu tumbuh secara organik.

Timnas Amin optimis dengan penggunaan medsos yang masif, akan mampu menarik suara pemilih khususnya gen Z di Pilpres 2024. Pasangan Amin sangat siap untuk menjawab berbagai tantangan masa depan, termasuk ruang teknologi.

"Sehingga kami optimistis bahwa dengan tancap gas memanfaatkan medsos secara maksimal. Ini langkah cerdas. Maka dapat menjemput kemenangan bagi Pak Anies dan Gus Muhaimin di Pilpres pada pemilu 2024 ini," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya