Berita

Pemimpin partai oposisi Korea Selatan Lee Jae-myung menahan sakit setelah mendapat serangan di bagian leher pada Selasa, 2 Januari 2023/Net

Dunia

Pemimpin Oposisi Korea Selatan Ditikam, Bagian Leher Robek

SELASA, 02 JANUARI 2024 | 11:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemimpin partai oposisi Korea Selatan Lee Jae-myung mendapatkan serangan tak terduga saat mengunjungi lokasi bandara baru pada Selasa (2/1).

Mengutip Yonhap News, Lee saat itu sedang berjalan di tengah kerumunan jurnalis, tiba-tiba seorang pria di depannya menerjang dan menikam lehernya menggunakan benda yang terlihat seperti pisau.

Lee yang berusia 59 tahun itu terjatuh. Orang-orang di sekitarnya bergegas menolongnya.


"Dia (Lee) berjalan menuju mobilnya sambil berbicara dengan wartawan ketika penyerang meminta tanda tangannya," ungkap saksi mata yang melihat kejadian tersebut.

Petugas tanggap darurat terlihat membawa Lee ke ambulans. Dia kemudian dibawa ke rumah sakit dengan helikopter.

Pihak kepolisian melaporkan Lee sempat mengalami pendarahan tetapi dalam keadaan sadar saat diangkut dari tempat kejadian.

"Lee mengalami luka robek satu sentimeter di lehernya dan dia tetap sadar dan hanya mengalami sedikit pendarahan," ungkap laporan tersebut.

Tayangan televisi Korea Selatan menunjukkan bahwa pelaku berhasil diamankan pihak kepolisian.

Lee merupakan Ketua Partai Demokrat yang kalah dalam pemilihan umum tahun 2022 dari Presiden Yoon Suk-Yeol.

Yoon mengungkapkan keprihatinan mendalam atas serangan yang membahayakan nyawa Lee. Dia mendorong agar masyarakat tidak mentoleransi tindakan kekerasan apa pun.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya