Berita

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari, usai rapat bersama 3 tim kampanye Capres-Cawapres, di Kantor KPU RI, beberapa waktu lalu/RMOL

Politik

KPU Diminta Pilih TV Netral untuk Debat Capres Kedua

SENIN, 01 JANUARI 2024 | 21:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penolakan stasiun televisi yang menyiarkan debat kedua calon presiden dari salah satu tim pasangan calon harus dipertimbangkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pengamat politik Citra Institute, Efriza, mengaku memperoleh informasi bahwa penolakan disampaikan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Menurutnya, TKN Prabowo-Gibran menolak stasiun televisi yang terafiliasi pasangan Capres-Cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD, yakni MNC Group.


"Wajar jika ada penolakan, karena televisi yang dimaksud memang dari korporasi yang terafiliasi pasangan Ganjar-Mahfud," kata Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (1/1).

Dia juga mengingatkan, penolakan terhadap stasiun televisi itu juga mempengaruhi perspektif publik terhadap kinerja KPU.

Efriza menyarankan penentuan TV penyiar debat agar dipikir kembali, meski sudah rapat persiapan bersama pihak MNC Group akhir Desember 2023 lalu.

"Karena menyangkut netralitas KPU. Penentuan tempat pelaksanaan debat pertama pada 12 Desember 2023 dan debat cawapres 22 Desember 2023 sudah menimbulkan polemik," tuturnya.

"Apalagi ada pengajuan lokasi debat di Royal Glasshouse yang dikabarkan milik ketua umum Perindo yang jelas-jelas mengusung Ganjar-Mahfud, yakni Hary Tanoesoedibjo," pungkas Efriza.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya