Berita

Mahfud MD dan Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Biarkan Gibran Berdendang Saat Debat, Mahfud dan Cak Imin Punya Kepentingan Politik Sendiri?

SENIN, 01 JANUARI 2024 | 14:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, dan Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD, dicurigai memiliki agenda politik sendiri karena memilih diam ketika diserang Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, saat debat Cawapres.

Bahkan, menurut komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil, Cak Imin dan Mahfud MD seolah-olah tidak mampu melawan Gibran saat debat Cawapres yang digelar KPU RI pada Jumat lalu (22/12).

"Tidak ada kemenangan yang disampaikan Gibran atas kedua tokoh tadi (Cak Imin dan Mahfud), tapi kedua tokoh tadi memilih untuk tidak menyerang, atau memilih untuk diam. Nah ini yang menjadi tanda tanya," kata Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (1/1).


Dosen Universitas Dian Nusantara ini melihat, stigma di publik saat ini adalah, seolah-olah Cak Imin dan Mahfud MD mempunyai deal politik sendiri di luar deal politik mereka sebagai pasangan calon masing-masing.

"Kenapa? Karena sangat mudah untuk mematahkan apa yang disampaikan Gibran itu. Salah satu contoh, Gibran katakan bahwa wisatawan ke Solo lebih banyak daripada ke Jogja. Ini kan anak kecil juga tahu, enggak mungkin wisatawan ke Solo itu lebih besar daripada wisatawan ke Jogja. Nah ini hal yang sangat mudah bisa dipatahkan, tapi kita melihat tidak dipatahkan," terang Kang Tamil.

Jika Cak Imin dan Mahfud disebut tidak berpikir untuk menyerang balik dengan data-data yang ada, Kang Tamil tidak percaya. Mengingat, Cak Imin sebagai seorang politikus senior dan Mahfud sebagai seorang profesor, pasti mampu menyerang Gibran dengan argumentasi dan data yang konkret.

"Saya justru melihat, ada kesengajaan dari diri Cak Imin, dan ada kesengajaan dari diri Mahfud MD yang kira-kira membiarkan Gibran menari-nari berdendang atas debat Cawapres kemarin. Justru pertanyaan kritisnya, ada apa di balik kediaman Mahfud MD dan Cak Imin itu?" tanya Kang Tamil.

Padahal menurut Kang Tamil, sikap diam Cak Imin dan Mahfud tersebut berisiko sangat besar. Yakni elektabilitasnya bisa tergerus, seperti yang sudah disampaikan beberapa lembaga survei belakangan ini.

"Tapi kalau dari kacamata saya ya, ini permainan politik. Terlepas dari kepentingan politik mereka sebagai capres dan cawapres, saya melihat ada kepentingan politik pribadi Cak Imin dan Mahfud MD. Karena mungkin mereka menilai siapapun nanti yang jadi presidennya, mereka harus tetap mendapat tempat," pungkas Kang Tamil.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya