Berita

Pencatatan perdana saham PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) di BEI, Jakarta/Net

Bisnis

Coca-cola Resmi Tunjuk GRPM Perluas Distribusi di Aceh

SENIN, 01 JANUARI 2024 | 09:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan pembuat minuman ringan, Coca-Cola Europacific Partner Indonesia (CCEP), resmi menunjuk PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) untuk memperluas area distribusinya di Lhokseumawe Jaya, Aceh.

Hal tersebut diungkapkan manajemen GRPM dalam keterbukaan informasi Bursa Saham Indonesia, yang dikutip Senin (1/1).

"Coca-Cola Europacific Partner Indonesia (CCEP) resmi menunjuk PT Graha Prima Mentari Tbk untuk memperluas area distribusinya di Provinsi Aceh tepatnya di Lhokseumawe," ujar manajemen surat penunjukan pada 29
Desember 2023.

Desember 2023.

Manajemen berharap kerja sama CCEP dengan GRPM dapat berlangsung dalam jangka panjang untuk mengembangkan pendistribusian produk-produk CCEP di wilayah tanggung jawab distribusi GRPM.

Direktur GRPM, Lili Solihah, dalam pernyataannya juga berharap dengan adanya kerja sama tersebut dapat memperluas area distribusi PT Graha Prima Mentari Tbk sebagai Coca-Cola Official Distributor serta didukung dengan manajemen strategi perseroan.

"Dengan bertambahnya area distribusi dapat meningkatkan profit bisnis perseroan," harapnya.

Setelah resmi melantai di BEI pada pertengahan 2023, GRPM gencar menambah area distribusi. GRMP berhasil mengantongi dana segar Rp 40,17 miliar dari perhelatan initial public offering (IPO).

Distributor resmi minuman Coca-Cola ini melepas maksimal 309 juta saham dengan nominal Rp 25 per saham. Nilai tersebut setara dengan 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh usai IPO.

Saat ini, GRPM melayani lebih dari 25.000 gerai ritel bermodal lebih dari 100 armada operasional dan ratusan karyawan. Produk minuman yang didistribusikan GRPM antara lain Coca-Cola, Fanta, Sprite, A&W dan Ades.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya