Berita

Aksi protes di depan pabrik milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), di Kawasan Industri Morowali, Sulawesi/Net

Bisnis

Usai Ledakan Mematikan, Pabrik Nikel di Morowali Didemo Warga

MINGGU, 31 DESEMBER 2023 | 19:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ratusan pekerja berunjuk rasa di luar kawasan pabrik yang didanai China, PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), di Kawasan Industri Morowali, Sulawesi, setelah peristiwa ledakan yang menewaskan 18 orang, akhir pekan lalu.

Mengutip AFP, Minggu (31/12), aksi protes yang digelar pada 27 Desember itu menuntut pihak pabrik bertanggung jawab atas insiden ledakan itu.

Mereka mengajukan 23 tuntutan kepada manajemen, berdasarkan surat yang dikirim ke polisi oleh serikat pekerja yang mewakili pekerja.


Tuntutan yang diajukan antara lain, agar pabrik peleburan dipelihara lebih baik, klinik kesehatan ditingkatkan untuk menghadapi keadaan darurat, dan pekerja China harus belajar Bahasa Indonesia.

"Tidak ada produksi bernilai nyawa!" teriak pengunjuk rasa, seperti ditunjukkan dalam rekaman video.

Di antara yang tewas saat ledakan adalah Muhammad Taufik, tukang las berusia 40 tahun yang meninggalkan istri dan dua anak.

“Keluarganya berduka, dia pencari nafkah,” kata sepupu Taufik, Parlin Hidayat, seraya menambahkan, ITSS telah memberikan kompensasi kepada keluarga sebesar Rp471 juta, setelah kecelakaan.

Sementara itu, Dedy Kurniawan, juru bicara Morowali Industrial Park, kepada AFP mengatakan, perusahaan memenuhi apa yang mereka (pengunjuk rasa) minta dua hari lalu.

“Kami berharap demonstrasi ini tidak berlanjut, setelah mereka mendengar penjelasan kami,” katanya.

Seperti diketahui, Sabtu (23/12), terjadi ledakan di pabrik ITSS, menewaskan 18 orang dan melukai puluhan lainnya.

Di hari ledakan, jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, mengatakan, delapan warga negara mereka termasuk di antara korban tewas.

“Saya ingin menekankan, China selalu mengutamakan produksi yang aman pada proyek-proyek luar negeri yang didanai modal China," katanya, pada konferensi pers harian.

Sulawesi merupakan pusat produksi nikel di negara kaya mineral, logam dasar yang digunakan dalam baterai kendaraan listrik dan baja tahan karat.

Sementara itu, Tsingshan Holding Group, produsen nikel terbesar di dunia dan pembuat baja tahan karat terbesar di China, memegang saham mayoritas di ITSS.

Meningkatnya investasi China di sektor itu memicu keresahan mengenai gaji dan kondisi kerja.

Pada Januari, dua pekerja, salah satunya warga negara China terbunuh di pabrik peleburan nikel di kawasan industri yang sama, setelah terjadi kerusuhan saat protes mengenai kondisi keselamatan dan gaji.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Di Hadapan Eks Menlu, Prabowo Nyatakan Siap Keluar Board of Peace Jika Tak Sesuai Cita-cita RI

Rabu, 04 Februari 2026 | 22:09

Google Doodle Hari Ini Bikin Kepo! 5 Fakta Seru 'Curling', Olahraga Catur Es yang Gak Ada di Indonesia

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:59

Hassan Wirajuda: Kehadiran RI dan Negara Muslim di Board of Peace Penting sebagai Penyeimbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:41

Ini Daftar Lengkap Direksi dan Komisaris Subholding Downstream, Unit Usaha Pertamina di Sektor Hilir

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:38

Kampus Berperan Mempercepat Pemulihan Aceh

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:33

5 Film yang Akan Tayang Selama Bulan Ramadan 2026, Cocok untuk Ngabuburit

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:21

Mendag Budi Ternyata Belum Baca Perintah Prabowo Soal MLM

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:54

Ngobrol Tiga Jam di Istana, Ini yang Dibahas Prabowo dan Sejumlah Eks Menlu

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:52

Daftar Lokasi Terlarang Pemasangan Atribut Parpol di Jakarta

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:34

Barbuk OTT Bea Cukai: Emas 3 Kg dan Uang Miliaran Rupiah

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:22

Selengkapnya