Berita

Calon wakil presiden nomor urut 1, Abdul Muhaimin Iskandar/RMOLJatim

Politik

Dorong Milenial Geluti Pertanian, Cak Imin Janji Beri Bantuan Permodalan

MINGGU, 31 DESEMBER 2023 | 04:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sektor pertanian memiliki potensi besar dalam mendukung ketersediaan pangan di Indonesia. Namun, untuk mengetahui ceruk bisnis menjanjikan di sektor pertanian, kelompok milenial masih butuh magnet penarik yang kuat.

Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar, melihat potensi menjanjikan dari kelompok muda untuk ikut serta dalam gempita sektor pertanian. Dia pun mendorong minat petani muda dalam berbisnis di sektor pertanian yang memang perlu sentuhan milenial.

“Jadi pertanian ini ladang bisnis yang menarik bagi anak muda,” ucap Cak Imin di Pulorejo, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (30/12).


Salah satu upaya yang diusulkan Cak Imin, adalah memberikan fasilitas modal kepada anak-anak muda yang ingin mencoba peruntungan di bidang pertanian. Dalam strategi ini, dia akan menyediakan bantuan modal yang cukup untuk memulai usaha pertanian.

Tujuannya tidak hanya untuk meningkatkan kesejahteraan para petani muda, tetapi juga untuk mengoptimalkan potensi pertanian dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional.

“Sekarang ini generasi muda enggak mau jadi petani, maka dari itu dalam pemerintahan 5 tahun Amin nanti, jika petani untung menjadi bisnis baru, orang muda mau bisnis pertanian. Anak-anak muda yang mau bisnis di bidang pertanian dikasih fasilitas modal,” paparnya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (30/12).

Ketua Umum PKB ini pun memberikan peluang bagi anak muda dalam menjalankan bisnis pertanian karena banyak keluh kesah yang dialami petani. Tidak hanya di Kabupaten Ponorogo, tapi hampir di seluruh Indonesia.

Dalam kampanye ini, katanya, ada yang menyampaikan keluh kesah petani terkait produksi. Seperti keterlambatan pengiriman pupuk, solar langkah, dan harga jual yang tidak stabil. Hal tersebut mengakibatkan produksi pertanian tidak berjalan dengan baik.

Selain itu, petani Kabupaten Ponorogo juga menambahkan terkait permasalahan petani yang dituntut produksi banyak untuk kebutuhan pangan, tapi tidak sesuai dengan fasilitas yang diberikan oleh pemerintahan.

“Selalu dikejar-kejar untuk produksi banyak untuk subsidi pangan, tapi fasilitas tersendat-sendat itu yang kita alami,” tuturnya.

Dari pernyataan-pernyataan petani tersebut, Cak Imin berjanji untuk peduli dengan petani dan pangan sekaligus menjadikan prioritas pertama dalam pembangunan. Koalisi perubahan ini menyatukan tekad untuk mengatasi persoalan pupuk yang sudah bertahun-tahun dengan memberikan fasilitas modal.

“Saya sama Mas Anies bersama-sama ingin memudahkan akses permodalan, ingin mengubah nasib rakyat khususnya para petani, petani nyaman, petani untung, petani bisa menandur, harga stabil, ada pupuk dan solar irigasi baik,” janji Cak Imin.

Oleh karena itu, Cak Imin percaya bahwa dengan adanya fasilitas modal yang mudah diakses, maka sektor di bidang pertanian akan naik, sehingga minat petani muda dalam berbisnis pertanian dapat meningkat drastis.

Dengan kebijakan ini, anak-anak muda akan mulai melihat pertanian sebagai bisnis yang menjanjikan. Dalam jangka panjang, hal ini akan berdampak positif pada ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya