Berita

Closed Circuit Television (CCTV)/Net

Nusantara

Mendesak Penambahan CCTV di 2.744 Rukun Warga

SABTU, 30 DESEMBER 2023 | 06:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) memperbanyak pemasangan Closed Circuit Television (CCTV) untuk mewujudkan keamanan kota.

Ada sebanyak 2.744 Rukun Warga (RW) di Jakarta yang perlu mendapat pengawasan melalui CCTV seiring banyaknya gangguan keamanan dan ketertiban yang diadukan ke sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta.

“Warga saya banyak cerita motor hilang, jadi kaya sindikat. Nah saya minta tolong kepada Diskominfotik, Dinas Perhubungan, ataupun Kelurahan yang penting terpasang CCTV,” ujar Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Habib Muhammad bin Salim Alatas dikutip Sabtu (30/12).


Hal senada disampaikan Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Basri Baco. Ia menyampaikan setidaknya ada 10 RW rawan dan padat penduduk di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Untuk mewujudkan keamanan, ia mendorong pengadaan 700 CCTV melalui APBD tahun anggaran 2024 memprioritaskan kawasan tersebut.

“Boleh tidak dari 700 CCTV, dipasang sebagian di Kelurahan Menteng yang padat? karena baru saya rapihin pager Kali, dua hari kemudian sudah hilang sebelah dan RT RW bingung siapa yang merusak, karena CCTVnya tidak ada,” kata Basri.

Sementara, Ketua Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta Mujiyono mengatakan, tahun 2024 memang ada penambahan CCTV di 700 titik dengan anggaran Rp98 miliar. Namun ia menilai jumlah tersebut masih belum ideal untuk meminimalisir tindak kriminal di Ibu Kota.

“Jadi Rp98 miliar itu hanya cukup untuk 700 titik, padahal idealnya adalah 3000 titik yang kita targetkan. Jadi kita pelan-pelan, kalau mau ideal kita bahas lagi pada 2024 untuk (pengadaan CCTV) tahun 2025,” kata Mujiyono.



Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya