Berita

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah (Jateng) Sudaryono/Ist

Politik

Hambat Petani Peroleh Pupuk, Prabowo-Gibran akan Hapus Kartu Tani

SABTU, 30 DESEMBER 2023 | 02:26 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ketersediaan akses pupuk di Jawa Tengah masih dirasakan para petani.

Hal itu disampaikan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah (Jateng) Sudaryono yang mendengar langsung keluhan para petani terkait sulitnya akses pupuk subsidi.

"Para petani mengeluh sulit dapat pupuk subsidi karena Kartu Tani. Itu fakta di lapangan. Jadi tidak perlu menuding pihak lain tak paham data," kata Sudaryono kepada wartawan, Jumat (29/12).


Masih kata Sudaryono, banyak petani di Jawa Tengah yang kesulitan dengan mekanisme penggunaan Kartu Tani, salah satunya terjadi di Kabupaten Karanganyar dan Kota Tegal.

"Saya mendapatkan informasi, bulan lalu ratusan petani anggota Gapoktan Sedayu, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, marah lantaran Kartu Tani tak bisa digunakan menebus pupuk bersubsidi," kata Sudaryono dikutip Sabtu (30/12).

Lalu ada informasi dari Gapoktan Akur Tani Jaya, Kota Tegal yang anggotanya sulit mendapatkan pupuk bersubsidi lantaran mereka tidak mendapatkan Kartu Tani.

Sudaryono mendorong masalah tersebut segera teratasi. Menurutnya, Prabowo-Gibran hadir membawa solusi bagi petani dengan menyederhanakan proses petani untuk memperoleh pupuk subsidi dengan menghapus Kartu Tani.

"Para petani memang menginginkan pupuk mudah didapat. Saya pastikan, kalau Prabowo-Gibran menang, Kartu Tani hilang, pupuk mudah didapat, petani sejahtera," kata Sudaryono.




Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya