Berita

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka/Ist

Politik

Lulusan Singapura, Gibran akan Mampu Atasi Pendidikan dan Lapangan Kerja

SABTU, 30 DESEMBER 2023 | 00:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Permasalahan pendidikan dan penciptaan lapangan kerja termasuk hal-hal yang dibuatkan strategi penyelesaiannya oleh calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka.

Anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Bima Arya Sugiarto mengatakan, terdapat layar belakang penting yang dimiliki cawapres Koalisi Indonesia Maju itu.

Bima mengungkapkan, Gibran dengan latar belakang pendidikannya di Singapura menjadi modal dalam memahami kunci kemajuan peradaban. Yaitu, belajar pada kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan zaman yang terkait dengan karakteristik kepemimpinan.


"Melesatnya Singapura menjadi negara maju sangat ditentukan oleh sistem kaderisasi kepemimpinan. Tugas pemimpin hari ini adalah menyiapkan pemimpin masa depan. Kualitas seorang pemimpin juga ditentukan oleh sejauh mana dia berpikir untuk regenerasi. Ini ciri khas pemimpin visioner," kata Bima dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/12).

Menurut Walikota Bogor itu, Gibran menguasai data dan persoalan di lapangan dalam hal keterkaitan antara kesempatan kerja dan kurikulum pendidikan, serta ketersediaan tenaga kerja.

Berbekal pengalaman sebagai Walikota Solo, Gibran dinilai sering berkutat dengan berbagai inovasi dan kolaborasi dalam dunia ekonomi kreatif dan teknologi yang membutuhkan tenaga kerja yang sesuai kebutuhan pasar.

"Mas Gibran sangat mengerti bahwa Visi Indonesia Emas dalam hal hilirisasi dan energi misalnya, tak akan terwujud tanpa kita pastikan kesesuaian antara peluang dan kesiapan," kata Bima.

Bima mengklaim, putra sulung Presiden Joko Widodo itu memiliki data yang komprehensif tentang peluang dan tren global di masa depan. Hal itu, dalam pandangannya menjadi salah satu andalan Gibran dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

"Seperti green economy & waste management, carbon trading and energy serta digitalisasi. Saya yakin bahwa Mas Gibran akan bisa melakukan evaluasi dan kemudian menyesuaikan sistem pendidikan kita agar Indonesia bisa menjadi pemenang di 2045,"  demikian Bima.




Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya