Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

1.700 Orang Tewas di Bangladesh Gara-gara Demam Berdarah

JUMAT, 29 DESEMBER 2023 | 18:01 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Lebih dari 1.700 orang di Bangladesh dilaporkan telah meninggal dunia akibat demam berdarah di sepanjang tahun 2023 ini.

Berdasarkan data resmi, dari total jumlah kasus tersebut, 168 di antaranya merupakan anak-anak yang berusia antara 0-15 tahun.

"Saat ini, per Kamis (28/12), masih ada 867 pasien yang berada di rumah sakit, termasuk 281 lainnya di Dhaka," kata Ditjen Kesehatan Bangladesh.


Sehingga jika dikalkulasikan, total kasus demam berdarah yang tercatat di negara itu telah mencapai 320.945 kasus, dengan 1.701 kematian tercatat pada 28 Desember.

Mengutip Anadolu Agency, Jumat (29/12), sebagian besar kasus itu, atau sekitar  109.927 di antaranya berasal dari Dhaka, yang disebut menjadi pusat penularan demam berdarah.

Negara ini terus mengalami lonjakan kasus demam berdarahnya, yang tertinggi pada bulan September, dengan 79.598 infeksi baru dan 396 kematian.

Tahun lalu, Bangladesh hanya melaporkan 281 kematian dengan 123.808 kasus terinfeksi di negara itu, akibat virus yang ditularkan dari nyamuk ke manusia.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya