Berita

Representative Image/Net

Bisnis

Sudah Lampaui Target, DJKN Tetap Kejar Sertifikasi Barang Milik Negara hingga Akhir Tahun

RABU, 27 DESEMBER 2023 | 09:59 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyelesaikan target sertifikasi barang milik negara (BMN) lebih awal dari waktu yang ditentukan.

Dalam laporannya hingga (18/12), DJKN mencatat telah menyelesaikan sertifikasi 56.858 BMN. Angka itu melampaui target yang ditetapkan pemerintah sebanyak 51.131 BMN.

"Berarti sudah 111 persen capaian di tahun ini dari seluruh kanwil dan seluruh kementerian/lembaga," kata Direktur Perumusan Kebijakan Kekayaan Negara DJKN Encep Sudarwan dalam media briefing yang dikutip Selasa (26/12).


Menurutnya, angka sertifikasi BMN tersebut masih berpotensi bertambah hingga akhir tahun nanti, karena masih terdapat beberapa kantor wilayah (kanwil) yang belum mencapai target sertifikasi yang ditetapkan.

"Secara nasional tercapai, tapi ada kantor yang belum tercapai," katanya.

Untuk itu, realisasi sertifikasi BMN dari setiap kanwil akan terus digencarkan hingga akhir penghujung tahun nanti, dan akan dilanjutkan pada 2024 mendatang.

Selain itu, pihak DJKN juga akan memperluas cakupan BMN kelolaan guna mempercepat proses sertifikasi, yang tidak hanya berfokus kepada BMN di bawah K/L, namun pemerintah juga akan mengejar sertifikasi aset yang sebelumnya dikelola bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Adapun sertifikasi BMN sendiri merupakan salah satu upaya Kemenkeu untuk mengamankan aset negara.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya