Berita

Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, saat mengikuti debat cawapres/Repro

Politik

Survei Indikator: Efek Debat Cawapres, Basis Pemilih Partai Lain Unggulkan Gibran

RABU, 27 DESEMBER 2023 | 01:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, tampil mengejutkan dalam debat cawapres yang diselenggarakan KPU RI pada Jumat lalu (22/12). Dukungan terhadap pendamping capres Prabowo Subianto itu pun dinilai bertambah.

Ternyata, dukungan untuk Gibran usai debat kemarin juga berasal dari partisan partai politik di luar Koalisi Indonesia Maju (KIM). Antara lain, sebanyak 44,4 persen pemilih PDIP menaruh pilihan kepada Gibran.

“Sementara yang mengunggulkan Mahfud berada di angka 42,8 persen,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia (IPI), Burhanuddin Muhtadi, saat memaparkan hasil surveinya yang bertajuk “Peta Elektoral Pasca-Debat Capres dan Cawapres” secara virtual, Selasa (26/12).


Hal serupa juga berlaku untuk pemilih Nasdem, partai yang mengusung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Menurut Burhanuddin, sebanyak 45,1 persen lebih mengunggulkan Gibran usai debat cawapres kemarin.

Sementara dukungan untuk Muhaimin berkisar 26,3 persen.

“Ada juga 19,1 persen yang mengunggulkan Mahfud usai debat cawapres kemarin,” ujar Gurubesar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Di sisi lain, ketika Indikator Politik menanyakan kepada publik ihwal siapa yang tampil paling baik dalam debat bertema ekonomi, anggaran, fiskal, dan perkotaan tersebut, mayoritas publik menilai Gibran sebagai sosok yang paling menonjol ketimbang Mahfud MD atau Muhaimin Iskandar.

Temuan IPI, sebanyak 56,2 persen masyarakat menilai Gibran berhasil mengalahkan Mahfud dan Muhaimin dalam panggung debat. Sementara Muhaimin meraih 12,3 persen dan Mahfud 24,2 persen.

Survei Indikator Politik Indonesia ini digelar pada 23-24 Desember 2023, dengan menggunakan metodologi kombinasi Random Digit Dialling (RDD) dan Double Sampling (DD) yang melibatkan 1217 responden.

Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan Margin of Error (MoE) 2,9 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya