Berita

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi/Rep

Politik

Lawan Anies atau Ganjar di Putaran Kedua, Prabowo-Gibran Tetap Menang

SELASA, 26 DESEMBER 2023 | 23:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo-Gibran, diprediksi tetap menang jika Pilpres 2024 berlangsung dua putaran. Baik melawan Anies-Muhaimin maupun Ganjar-Mahfud.

Lewat simulasi tiga pasangan, Prabowo-Gibran mendapat elektabilitas 46,7 persen, unggul telak atas Ganjar-Mahfud 24,5 persen dan Anies-Muhaimin 21 persen.

Setidaknya itulah hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia (IPI) bertajuk “Peta Elektoral Pasca-Debat Capres dan Cawapres”, dirilis hari ini secara daring, Selasa (26/12).


Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia (IPI), Burhanuddin Muhtadi, mengungkapkan, jika simulasi dua nama head to head melawan Anies-Muhaimin di putaran kedua, maka Prabowo-Gibran unggul telak.

“Prabowo-Gibran 58,9 persen sedangkan Anies-Muhaimin 27,2 persen,” katanya.

Selanjutnya, jika Prabowo-Gibran tidak lolos ke putaran kedua, maka Ganjar-Mahfud unggul tipis atas Anies-Muhaimin.

“Ganjar-Mahfud 43 persen sedikit unggul, tapi tidak signifikan. Anies-Muhaimin 38,5 persen,” tuturnya.

Tapi, bila head to head dengan Ganjar-Mahfud di putaran kedua, Prabowo-Gibran unggul telak.

“Prabowo-Gibran 58,2 persen, unggul signifikan, Ganjar-Mahfud 28,4 persen,” tambah Burhanuddin.

Survei IPI digelar pada medio 23-24 Desember 2023, menggunakan metodologi kombinasi random digit dialling dan double sampling, melibatkan 1.217 responden, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,9 persen.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya