Berita

Penumpang India yang melakukan perjalanan dengan Legend Airlines A340 tiba di Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji Maharaj di Mumbai, India, Selasa, 26 Desember 2023/Net

Dunia

Sempat Ditahan Prancis, 276 Penumpang Pesawat Akhirnya Kembali ke India

SELASA, 26 DESEMBER 2023 | 17:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah empat hari ditahan otoritas Bandara Vantry Prancis untuk penyelidikan perdagangan manusia, 276 orang penumpang pesawat Legend Airlines A340 akhirnya diizinkan kembali ke India pada Selasa pagi (26/12).

Pengacara Legend Airlines, Liliana Bakayoko mengatakan pihaknya menerima persetujuan dari otoritas Prancis untuk mengangkut 301 dari 303 penumpang dalam penerbangan langsung hari Senin (25/12), ke India.  

Namun jumlah penumpang yang dibawa kembali lebih sedikit yakni hanya 276. Sebab 25 lainnya tengah meminta suaka di Prancis dan kini telah dipindahkan ke zona khusus di bandara Charles de Gaulle Paris untuk pencari suaka


"Beberapa penumpang sempat menolak dikembalikan ke India karena mereka membayar biaya perjalanan wisata ke Nikaragua," ungkap Bakayoko, seperti dimuat NPR.

Legend Airlines juga membantah terlibat dalam kemungkinan perdagangan manusia.

Pesawat Legend Airlines A340 menuju Nikaragua dan singgah di Bandara Vatry Prancis pada Kamis (21/12), untuk mengisi bahan bakar.

Ketika ingin melanjutkan perjalanan, pesawat ditahan oleh polisi karena berdasarkan informasi anonim, pesawat tersebut mungkin membawa korban perdagangan manusia.

Sebab di dalamnya terdapat seorang anak berusia 21 bulan dan beberapa anak di bawah umur tanpa pendamping.

Setelah diinterogasi oleh polisi, dua orang yang diselidiki karena perdagangan manusia telah ditempatkan dalam status saksi. Polisi masih menyelidiki kasus itu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya