Berita

Deklarasi dukungan santri di Lumajang untuk pasangan Amin/RMOLJatim

Politik

Dukung Amin, Santri Lumajang: Waktunya Kaum Bersarung Memimpin

SELASA, 26 DESEMBER 2023 | 01:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin) kembali mendapat dukungan dari kalangan santri Jawa Timur. Kali ini dukungan datang dari Laskar Santri Amin di Lumajang.

Deklarasi dukungan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren At-Tarbiyah Linnasyi'in, Kecamatan Kedungjajan, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (25/12).

Acara ini dihadiri oleh sejumlah kiai dan tokoh berpengaruh seperti KH Zamzami Mahrus (Lirboyo), KH Abdul Muid Shohib (Lirboyo), KH Zidni Ilman Nafia (Ploso), KH Fahim Royani (Ploso), KH Makmun Mahfudz (Ploso), KH Cholil Nawawie (Sidogiri), KH Abdul Mukti (Sidogiri), dan Gus Najib Hamid (Paiton Probolinggo).


KH Cholil Nawawie dari Sidogiri menegaskan, Laskar Santri Lumajang ini terbentuk atas inisiatif sendiri atas dasar kesadaran ada perwakilan kaum bersarung yang saat ini berjuang di Pilpres 2024.

"Laskar santri ini dibentuk karena kepedulian kita terhadap gus-gus dan santri. Di mana pada pilpres kali ini ada keluarga kita dari kalangan santri yang maju untuk menjadi cawapres 2024," kata Kiai Cholil, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Senin (25/12).

Dukungan para santri di Lumajang ini ia merupakan wujud nyata perjuangan untuk memenangkan pasangan Amin di Pilpres 2024 mendatang.

"Maka dari itu kita harus mendukung penuh karena pilihan santri tentunya harus mendukung calon dari kalangan santri," tegasnya.

"Sudah saatnya dari kalangan santri yang berkontribusi memimpin untuk kemajuan dan mewujudkan indonesia yang adil dan makmur," tambahnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh tim Laskar Santri Jawa Timur. Antara lain Abdul Qudussallam, Syukron Dozi, Ir Nasruddin, Syamsudin, dan Koorcam, kordes se-Kabupaten Lumajang.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya