Berita

Banjir di salah wilayah di Aceh/Dok BPBA

Nusantara

Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dalam 3 Pekan, Warga Aceh Diminta Hati-hati

SENIN, 25 DESEMBER 2023 | 23:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sesuai prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Aceh masih akan terus diguyur hujan ringan hingga lebat dalam 3 ke depan. Hujan yang disertai kilat atau petir serta angin kencang berpeluang terjadi karena adanya pertemuan angin (konvergensi) dan belokan angin di atas Aceh.

"Kondisi ini dapat memicu potensi pertumbuhan awan di wilayah Aceh. Umumnya terjadi pada siang hingga malam hari, selebihnya cerah berawan hingga hujan ringan,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda, Nabila, kepada Kantor Berita RMOLAceh, Senin (25/12).

Berdasarkan kondisi tersebut, sejumlah wilayah masuk kategori Siaga dan Waspada banjir. Wilayah yang masuk kategori Siaga banjir yaitu Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan Aceh Utara.


Sementara wilayah yang masuk kategori Waspada banjir adalah Langsa, Subulussalam, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Barat, Aceh Tenggara, Nagan Raya, Bireuen dan Bener Meriah. Waspada banjir juga berlaku di Lhokseumawe, Banda Aceh, Gayo Lues, Aceh Besar, Pidie Jaya, Sabang, Aceh Tengah, Aceh Jaya, Pidie, Aceh Singkil, dan Simeulue

Khusus Kota Banda Aceh, diperkirakan BMKG juga terjadi hujan ringan pada sore hingga malam hari. Sedangkan hujan sedang hingga lebat dengan disertai kilat atau petir dan angin kencang berpotensi terjadi pada pagi hingga siang hari.

Sementara itu, untuk wilayah Aceh Besar dan sekitarnya berpeluang terjadi hujan ringan hingga lebat. Kondisi tersebut dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada pagi hingga malam hari.

Nabil pun mengimbau masyarakat Aceh agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti angin kencang, banjir, hingga tanah longsor.

“Selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan terutama saat berkendaraan dalam keadaan hujan,” tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya