Berita

Pengungsi Afghanistan/Net

Dunia

Diusir Pakistan, Warga Afghanistan Kesulitan dapat Tempat Tinggal Layak

SENIN, 25 DESEMBER 2023 | 15:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sejak Pakistan memulai gelombang deportasi pada migran tak berdokumen bulan lalu, telah ada lebih dari 100 keluarga Afghanistan yang melintasi jalur penyeberangan Torkham menuju Kabul.

Mengutip TOLONews pada Senin (25/12), para pengungsi yang menyeberang kembali menuju negara asal, mereka telah diberikan bantuan makanan, pakaian, jaket dan uang tunai.

Kendati demikian, beberapa di antaranya mengaku kesulitan setelah dideportasi, terlebih musim dingin telah membuat kebutuhan mereka semakin meningkat.


"Anak-anak menghadapi masalah pneumonia. Kami berharap dapat dibantu selimut dan bahan lainnya. Kami tidak punya tempat,” kata Gul Rahim, salah satu orang yang dideportasi.

Pengungsi lain bernama Nabi Gul berharap pemerintah Afghanistan segera menunaikan janjinya untuk memberikan mereka tanah dan tempat tinggal yang layak.

"Kami tidak punya apa-apa. Saya meminta pemerintah membantu kami dan memberi kami tanah untuk membangun rumah bagi kami sendiri,” tegasnya.

Keputusan deportasi sepihak yang dilakukan Pakistan mendapat kritik keras dari Afghanistan. Wakil Perdana Menteri Taliban untuk urusan ekonomi, Mullah Abdul Ghani Baradar mendesak Pakistan agar menangani pengungsi secara sah.

“Pengusiran saudara-saudara Muslim kita ke negara-negara tersebut adalah keputusan ilegal dan bertentangan dengan keadilan dan hubungan bertetangga yang baik," pungkas Baradar.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya