Berita

Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid (kanan)/RMOL

Politik

Nusron Tanggapi Roy Suryo soal Mic Gibran di Debat Cawapres, Matur Nuwun Fitnahnya

MINGGU, 24 DESEMBER 2023 | 14:28 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, menanggapi pernyataan pakar telematika Roy Suryo yang menyoroti penggunaan tiga microphone (mic) oleh Gibran Rakabuming Raka pada debat Cawapres di JCC, Senayan, Jumat (22/12) malam.

Dia pun turut berterima kasih atas fitnah yang dilemparkan Roy Suryo kepada Cawapres nomor urut 02 itu.

"Matur nuwun, alhamdulillah atas fitnahnya Pak Roy Suryo. Semoga dosa kami dan Mas Gibran dikurangi dan pindah ke sampeyan," kata Nusron, lewat rilis yang dikirim ke Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (24/12).


Seperti viral di Medsos, Roy Suryo mengkritik penggunaan tiga microphone (mic) sekaligus, yakni clip-on, handheld dan headset. Dia juga mempertanyakan mengapa mic Gibran berbeda dengan Cawapres lainnya saat segmen pertama debat.

Menanggapi itu, Nusron menegaskan, jika Roy orang yang terdidik dan beragama, seharusnya setiap pernyataannya disesuaikan dengan fakta.

"Kalau ngaku orang intelek dan beragama, kalau bicara seharusnya berdasarkan fakta dan berimbang," tutur Nusron.

Anggota Komisi VI DPR RI itu juga mengibaratkan sosok Roy Suryo seperti orang yang fasik di dalam Alquran. Sosok orang fasik itu adalah yang selalu membawa berita bohong.

"Orang seperti Roy Suryo ini dalam al Qur'an masuk kategori orang fasik, yang selalu datang dengan membawa berita kebohongan dan tidak jelas," kata dia.

Maka, sambung Nusron, sosok seperti Roy Suryo itu tidak boleh dipercaya secara utuh. Pernyataannya harus diklarifikasi terlebih dulu.

"Terhadap orang model begini jangan dipercaya, dan tabayyun lah. In Jaa'a Fasiqun bi nabain fatabayyanu... Semoga Indonesia diselamatkan dari orang model seperti Roy Suryo ini," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

UPDATE

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Mojtaba Khamenei

Jumat, 05 Juni 2026 | 08:19

Dolar AS Melemah dari Level Tertinggi Imbas Prospek Damai Timur Tengah

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:52

Emas dan Perak Menguat Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:40

BEI Bidik Dana Besar dari Dalam dan Luar Negeri demi Topang IHSG

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:17

Bursa Eropa Hijau, Saham Bank dan Airbus Pimpin Reli

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:06

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Kenaikan Bahan Baku Berimbas terhadap Industri Makanan dan Minuman

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:54

Artis Fabiola Gabung Sindikat Penipuan Online

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:43

Hantu Kurs Dolar

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:28

Inflasi Kehormatan Letkol Teddy Indra Wijaya

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:08

Selengkapnya