Berita

Wamenaker Afriansyah Noor saat berkunjung ke Kyung Woon University, di Gumi, Republik Korea, awal pekan ini/Ist

Bisnis

Kemnaker-Kyung Woon University Jajaki Kerjasama Pelatihan Bahasa Korea

SABTU, 23 DESEMBER 2023 | 09:43 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Kementerian Ketenagakerjaan dan Universitas Kyung Woon menjajaki kerjasama pelatihan Bahasa Korea bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Rencana kerjasama dilakukan, usai Wamenaker Afriansyah Noor berkunjung ke Universitas Kyung Woon, di Gumi, Republik Korea, awal pekan ini.

Melalui rilis yang dikirim Sabtu (23/12), Afriansyah Noor menegaskan, Universitas Kyung Woon dipilih karena memiliki 22 fakultas dan program unggulan Language Training Centre yang mengajarkan pelatihan Bahasa Korea.


"Kami sengaja berkunjung ke kampus Kyung Woon, karena memiliki keunggulan dalam mengajarkan pelatihan Bahasa Korea," katanya, seperti dikutip dari Siaran Pers Biro Humas Kemnaker.

Usai audiensi, didampingi pimpinan Universitas Kyung Woon, Dr Kim Dong Je beserta jajaran, Wamenaker mengunjungi salah satu fasilitas, yakni laboratorium bahasa. Kedua pihak pun sepakat menjalin kerja sama, terutama pelatihan Bahasa Korea bagi calon PMI yang akan bekerja di Korea Selatan.

"Ke depan kami berharap terjalin kerja sama bagi calon PMI yang akan bekerja di negara penempatan Korea Selatan atau Republik Korea ini. Penguasaan bahasa penting, untuk meningkatkan kompetensi bagi pekerja Indonesia di Korea," kata Afriansyah.

Sementara itu Dr Kim Dong Je menyambut positif rencana kerja sama itu. "Universitas Kyung Woon sangat terbuka untuk bekerja sama dengan Kemnaker RI, dalam rangka meningkatkan kemampuan bahasa," katanya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya