Berita

Pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD/RMOL

Politik

Mahfud Ungkap 21 Program Unggulan Bernilai Rp2.500 T

SABTU, 23 DESEMBER 2023 | 03:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, memastikan akan menyelenggarakan negara yang bersih melalui penegakan hukum tanpa pandang bulu.

Ganjar-Mahfud menyiapkan 21 program unggulan senilai Rp2.500 triliun selama 5 tahun.

Demikian disampaikan Mahfud MD dalam debat cawapres yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat malam (22/12).


“Ganjar-Mahfud menyiapkan 21 program unggulan senilai 2.500 triliun rupiah selama lima tahun, yaitu, satu: 17 juta lapangan kerja,” kata Mahfud.

Selanjutnya, program 1 Desa, 1 Faskes, 1 Nakes; Uang saku kader posyandu; 10 juta hunian; punya rumah semudah punya motor; sekolah dapat gaji, lulus pasti kerja; 1 keluarga miskin, 1 sarjana.

Kemudian, perempuan maju, buruh naik kelas, kuliah gratis untuk anak prajurit dan bhayangkara, mudah berusaha termasuk UMKM dan koperasi, masjid sejahtera, pengurus masjid terlindungi, guru ngaji dan guru agama lain digaji, pasokan pangan aman, harga enak di kantong.

“Lalu, lansia bahagia, anak-cucu gembira, petani bangga bertani, di laut kita jaya, nelayan sejahtera, disabilitas mandiri, berprestasi, 1 Desa 1 mobil akses, internet super cepat, gratis, dan merata, Bansos pasti lanjut, tapi harus tepat sasaran,” tuturnya.

Selain itu, Mahfud juga menegaskan bakal memberantas praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), dan meluncurkan program KTP Sakti.

“Segala kebijakan pemerintah harus mengutamakan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat, termasuk memelihara fakir miskin dan anak terlantar seperti ketentuan Pasal 34 Ayat 1 UUD,” demikian Mahfud.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya