Berita

Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka/Repro

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Soal Perkotaan, Gibran Lebih Pilih Utamakan Bangun Transportasi Ramah

JUMAT, 22 DESEMBER 2023 | 21:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dalam membangun perkotaan yang baik perlu membereskan permasalahan transportasi umum. Transportasi umum yang baik itu harus bisa diakses seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia).

Demikian antara lain disampaikan Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka saat memaparkan isu perkotaan dalam debat Cawapres 2024 yang digelar KPU RI di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (22/12).

“Untuk permasalahan perkotaan, kita harus menggarap transportasi umum yang aman, nyaman, terutama pada kaum disabilitas, lansia, dan anak-anak,” kata Gibran.


Pembenahan transportasi umum ini pun dipastikan akan dilakukan Gibran bersama Capresnya, Prabowo Subianto jika terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2024.

Walikota Solo ini memastikan, transportasi yang dibenahi akan dilengkapi sistem canggih melalui digitalisasi.

Gibran juga akan mengusung konsep buying service dalam menghadirkan transportasi gratis di kota-kota kecil.

“Sekarang kan sudah ada Teman Bus, ini harus kita replikasi di beberapa kota. Lalu untuk di level kota kecil, kita pakai skema buying the service. Jadi masyarakat bisa mencoba menggunakan transportasi umum secara gratis,” katanya.

Untuk perkotaan kumuh, Gibran akan bekerja sama dengan kementerian terkait dan juga menggandeng swasta.

“Lalu masalah kumuh ini perlu kolaborasi BSPS (bantuan stimulan perumahan swadaya) dari PUPR, dan CSR dari swasta,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya